Berita Abdya
Diancam Pecat Oknum Pegawai Kemenag Aceh, Zulkarnain Malah Dilantik Menjadi Anggota DPRK Abdya
Namun, bukan SK pemecatan yang didapat oleh Zulkarnaini, malah SK Pergantian Antar Waktu (PAW) anggota DPRK Abdya yang diterima olehnya.
Penulis: Rahmat Saputra | Editor: Saifullah
Laporan Rahmat Saputra I Aceh Barat Daya
SERAMBIBEWS.COM, BLANGPIDIE - Orang yang sabar pasti akan meraih keberuntungan.
Mungkin, itulah kata yang tepat kita sematkan kepada Ketua PKB Aceh Barat Daya (Abdya), Zulkarnain.
Betapa tidak, beberapa hari lalu, Zulkarnain sempat diancam pecat oleh oknum pegawai Kanwil Kemenag Aceh, akibat sering mengkritisi Kakanwil Kemenag Aceh dan Menteri Agama.
Namun, bukan SK pemecatan yang didapat oleh Zulkarnaini, malah SK Pergantian Antar Waktu (PAW) anggota DPRK Abdya yang diterima olehnya.
“Iya, awalnya saya kaget juga, saya pikir betulan saya dipecat seperti yang disampaikan oleh oknum pegawai Kemenag Aceh itu," urainya.
"Rupanya SK pelantikan sebagai anggota dewan menggantikan senior saya Zul Ilfan,” ujar Ketua PKB Abdya, Zulkarnain.
Baca juga: Ketua PKB Abdya Diancam Pecat, Diduga Kerap Kritisi Surat Edaran Menag soal Penggunaan Toa di Masjid
Meski begitu, Ukra--sapaan Zulkarnain, masih menunggu surat keramat dari oknum pegawai Kemenag Aceh tersebut.
“Mungkin omongan beliau benar pula, maka saya masih menunggu, apalagi beliau kabarnya orang kepercayaan pimpinan,” paparnya.
“Kalau ucapannya benar dan saya dipecat, maka secara otomatis saya tidak bisa dilantik, dan saya pun siap dan berhenti berpolitik,” tegasnya.
Meski begitu, Zulkarnain telah menyampaikan ancaman oknum pegawai Kemenag Aceh itu ke DPW dan DPP PKB, namun mereka mengaku tidak mengenal siapa oknum tersebut.
“Semoga saya, pernyataan beliau mampu dipertanggungjawabkan, sehingga bawahannya tidak hilang kepercayaan kepada dirinya,” sebut dia.
Terkait persoalan surat PAW, katanya, Zul Ilfan sejak dua terakhir dalam kondisi sakit, dan bahkan sempat dirujuk ke RSUZA Banda Aceh.
Baca juga: Jika Ketua PKB Abdya Dipecat, Kader Siap Mundur Massal dari Partai
Atas dasar itu, DPW dan DPP PKB mempertimbangkan agar Zul Ilfan fokus terhadap kesehatannya.
“Tentu saya selaku junior dan pengurus partai tegak lurus dan siap. Meski begitu, saya juga tetap berkoordinasi dengan beliau selaku abang, dan senior,” ucapnya.
Karena, sebutnya, PKB Abdya besar dan meraih kursi DPRK Abdya berkat kerja keras beliau dalam membina para pengurus.
“Masukan dan saran beliau tetap saya pinta dan terima,” pungkasnya.(*)