Internasional
Presiden China, Xi Jinping Dikhawatirkan Akan Ciptakan Perang Susulan
Pemerintah China di bawah Presiden Xi Jinping dikhawarkan akan menciptakan perang susulan, usai Rusia-Ukraina.
Perusahaan-perusahaan China bahkan mungkin berada pada posisi yang baik untuk mengambil keuntungan dari kebutuhan perdagangan Rusia yang sangat mendesak.
Seperti yang terjadi ketika Moskow menghadapi sanksi atas aneksasi Krimea pada 2014.
Strategi China mencerminkan pengerasan pandangan terhadap Amerika Serikat sejak Biden menjabat pada tahun 2021, sebagian besar, karena pejabat mengharapkan pelonggaran.
Ketelah kebijakan kacau dan konfrontatif dari Presiden Donald Trump.
Baca juga: Kenapa China tak Bantu Rusia Invasi Ukraina dan Xi Jinping Memilih Diam? Ini Ulasan Prof Humam Hamid
“Dalam strategi China-nya, keberlanjutan kebijakan pemerintahan Biden dengan pemerintahan Trump jelas lebih besar daripada perbedaan apa pun,” jelas Yuan Peng, presiden Institut Hubungan Internasional Kontemporer China di Beijing, menulis akhir tahun lalu.
“Biden telah berulang kali menyatakan Amerika Serikat tidak berada dalam 'Perang Dingin baru' dengan China, tetapi China sering merasakan hawa dingin merayap di mana-mana," ungkapnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/1503presiden-china-xi-jinping.jpg)