Berkunjung ke Mabes TNI AD, Wali Nanggroe Bersama Kasad Bicarakan Hal Ini
Wali Nanggroe Aceh, Tgk Malik Mahmud Al Haythar mengadakan pertemuan dengan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), Jenderal TNI Dudung Abdurachman.
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Wali Nanggroe Aceh, Tgk Malik Mahmud Al Haythar mengadakan pertemuan dengan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), Jenderal TNI Dudung Abdurachman SE MM.
Kasad yang didampingi Asisten Teritorial (Aster), Mayor Jenderal TNI Achmad Marzuki melakukan pertemuan di Markas Besar TNI Angkatan Darat, Jakarta.
Kabag Humas dan Kerjasama Wali Nanggroe, M Nasir Syamaun MPA mengatakan, pertemuan yang berlangsung pada
Selasa (13/3/2022) tersebut merupakan kunjungan balasan.
Di mana sepekan yang lalu, Kasad Jenderal TNI Dudung datang ke Aceh dan melakukan pertemuan dengan Wali Nanggroe.
“Ada banyak hal yang dibicarakan. Kita bicara secara terbuka, tentang masalah di Aceh yang kami hadapi, dan bagaimana cara memperbakinya,” kata Wali Nanggroe.
Perbincangan antar Wali Nanggroe dengan Kasad juga turut membahas terkait keberlangsungan perdamaian Aceh yang harus terus dirawat, dan dipertahankan dengan baik.
Selain itu juga membahas peningkatan ekonomi masyarakat di berbagai bidang baik perikanan, pertanian, perkebunan, dan pengenalan teknologi.
Pada kesempatan itu, Wali Nanggroe yang didampingi Staf Khusus DR M Raviq, juga meminta kepada Kasad untuk dapat memperhatikan dan membantu apa yang dimintakan bantuan oleh Aceh.
“Kasad bilang kepada saya, akan siap membantu. Bagaimana Aceh dapat membangun sebagaimana yang diharapkan. Mudah-mudahan kita akan sering bertemu lagi,” kata Wali Nanggroe menyampaikan hasil pertemuan tersebut.
Baca juga: Kabar Gembira, Kasad Dudung Permudah Santri Masuk TNI-AD, Beri Toleransi dan Syarat Khusus
Baca juga: Beri Kuliah Umum di Universitas Syiah Kuala, Kasad Dudung Terima Kupiah Meukeutop dan Rencong
Baca juga: Panglima TNI dan Kasad Kirim Karangan Bunga Untuk Sertu Anumerta Putra Rahaldi di Simeulue
Baca juga: Kasad Dudung Abdurachman Kunker ke Aceh, Ini Rangkaian Kegiatannya
Kasad dan Istri Dapat Gelar Adat
Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad), Jenderal TNI Dudung Abdurachman, SE, MM melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Provinsi Aceh selama dua hari, Kamis dan Jumat (10-11/3/2022).
Rombongan Kasad tiba di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM) di Blangbintang, Aceh Besar, Kamis (10/3/2022) sekitar pukul 10.00 WIB.
Ini kunjungan pertama Kasad Dudung Abdurachman ke Tanoh Rencong setelah dilantik oleh Presiden Joko Widodo pada Rabu, 17 November 2021.
Dalam kunkernya ke Aceh, Kasad Dudung ditemani istrinya yang juga Ketua Umum Persatuan Istri Tentara (Persit) Kartika Chandra Kirana, Ny Rahma Dudung Abdurachman.
Dalam kunjungan tersebut, Kasad dan istri dianugerahi gelar adat Aceh yaitu Sri Lila Meukuta Abdurachman dan Cut Nyak Rahma oleh Wali Nanggroe Aceh, Tgk Malik Mahmud Al Haytar.
Gelar Sri Lila Meukuta Abdurachman diartikan sebagai lelaki yang penuh kasih yang berkedudukan tinggi memiliki kuasa penuh dalam membina Angkatan Darat.
Sementara, gelar Cut Nyak Rahma yang artinya memiliki banyak keberkahan dan mempunyai makna seorang yang setia.
Pemberian anugerah itu ditandai dengan pemberian selempang dan penyematan simbol gelar adat oleh Wali Nanggroe dan Putroe Pang Majelis Adat Aceh, Dr Harbiyah Gani, MPd.
Prosesi ini adalah simbol kehormatan adat Aceh yang diberikan, di mana rakyat Aceh telah menerima Kasad dan istri dengan pintu terbuka sebagai warga Aceh.
Pemberian gelar ini juga merupakan ucapan terima kasih dan penghormatan tertinggi kepada Kasad yang telah berjasa mewujudkan Provinsi Aceh yang damai, aman, sejahtera, dan bermartabat dalam bingkai NKRI.
Sebelum dianugerahi gelar adat, dalam acara penyambutan di ruang VVIP Bandara SIM, Kasad beserta istri dipeusijuek (ditepungtawari) oleh Tgk Syeikh Marhaban dari Majelis Adat Aceh (MAA).
Kasad Dudung bersama istri tampak mengenakan pakaian adat Aceh lengkap dengan kupiah Meukeutop duduk di atas pelaminan.
Kedatangan Kasad disambut langsung oleh Pangdam IM, Mayjen TNI Mohamad Hasan didampingi Ketua Persit KCK Daerah Iskandar Muda, Ny Ririx Hasan.
Dalam penyambutan juga hadir Wali Nanggroe Aceh, Tgk Malik Mahmud Al Haythar, Gubernur Aceh, Ir H Nova Iriansyah MT beserta istri, Dyah Erti Idawati.
Selain itu, Ketua DPRA, Dahlan Jamaluddin SIP, Kajati Aceh, Bambang Bachtiar SH MH, Wakapolda Aceh, Brigjen Pol Agus Kurniady Sutisna, Danlanud SIM, Kol PnB Henri Ahmad Badawi, serta pejabat lainnya.
Wali Nanggroe Aceh, Tgk Malik Mahmud Al Haythar dalam sambutannya merasa bahagia atas kedatangan Kasad beserta istri ke Tanah Rencong.
“Tentunya kami semua merasa senang kedatangan Bapak ke sini (Aceh). Saya berharap Kasad dengan ibu selama di Aceh merasa nyaman. Dan ini suatu kenangan manis untuk kita semua (masyarakat Aceh),” ungkap Wali Nanggroe Aceh.
Baca juga: Ibu-ibu di Banda Aceh dan Aceh Besar Kembali Beralih ke Minyak Goreng Curah, Ini Perbandingan Harga
Baca juga: Pinjam Rp 70 Juta ke Bank, Pensiunan PNS Ini Kaget Utangnya Jadi Rp 1,2 M, Pihak Bank Dilaporkan
Baca juga: Malam Jumat Ini Malam Nisfu Syaban 2022, Berikut Amalan & Doa Malam Nisfu Syaban, Jangan Lewatkan
Baca juga: PAN Aceh Rombak Susunan Fraksi di DPRA, Fuadri Jabat Ketua Tezar Sekretaris
Malik Mahmud menyebutkan, Aceh telah berdamai selama 17 tahun.
Wali Nanggroe dengan Pemerintah Aceh berkomitmen untuk bersama-sama menjaga perdamaian dan membangun Aceh.
Karena menurut Wali Nanggroe Aceh, perdamaian sangat penting sekali. Jika tidak ada perdamaian, ketenangan dan pembangunan di Aceh dapat terkendala.
“Perdamaian ini kita harapkan terus terpelihara pada masa datang, agar Aceh dapat membangun, mensejahterakan masyarakat, dan menjadi suatu daerah yang kuat,” pungkas Wali Nanggroe.
Sementara Kasad Dudung beserta istri juga mengungkapkan rasa bangga dan mengaku terharu serta mengucapkan terima kasih kepada Wali Nanggroe Aceh yang menobatkan Kasad sebagai Sri Lila Meukuta Abdurachman dan Ketua Umum Persit sebagai Cut Nyak Rahma.
“Ini merupakan penghargaan yang luar biasa bagi saya dan tentunya istri saya,” ungkap Kasad.
Jenderal Dudung Abdurachman berharap semoga gelar adat tersebut dapat menjadi pemicu semangat untuk melaksanakan tugas sebagai Kasad.
Menurut Kasad, tentunya ada konsekuensi dari gelar yang telah dinobatkan ini bagi dirinya sebagai Kasad dan Ketum Persit KCK, yaitu TNI AD harus berkontribusi secara langsung terhadap masyarakat Aceh.
Hal ini sesuai dengan 7 Perintah yang telah dikeluarkan Kasad, di mana bertugas TNI AD harus hadir di tengah-tengah kesulitan masyarakat apapun bentuknya dan senantiasa menjadi solusi.
"Ini yang selalu saya cek betul. Saya mendapatkan laporan dari Pangdam IM, setiap kegiatan-kegiatan, baik itu serbuan teritorial, vaksin dan pemulihan perekonomian. Dan saya perintahkan juga ke Pangdam agar selalu berkolaborasi dengan Kepolisian dan pemerintah daerah untuk benar-benar menangani pandemi Covid-19,” tutup Kasad.
Kasad melakukan kunker ke Aceh didampingi sejumlah pejabat Mabes TNI AD, di antaranya Koorsahli Kasad Letjen TNI Afini Boer beserta istri, Aster Kasad Mayjen TNI Achmad Marzuki, Aspers Kasad Brigjen TNI Darmono Susastro SIP beserta istri, dan Kadispenad Brigjen TNI Tatang Subarna serta Ustaz Habib Husein Baagil.(*)
Baca juga: VIDEO - Rujak Bies, Kuliner Legendaris yang Masih Tersisa di Aceh Tengah
Baca juga: VIDEO - Meraup Rupiah di Balik Kepulan Asap Arang Batok Kelapa
Baca juga: VIDEO - Abrasi Meluas, Jembatan Blang Mane, Peusangan Selatan Bireuen Terancam Ambruk
Baca juga: VIDEO Trending di Twitter, Marc Marquez Nekat Burn Out di Depan Polisi saat Konvoi di Ibu Kota
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/wali-nanggroe-bersama-kasad-di-mabes-tni-ad.jpg)