Berita Aceh Jaya
Kapolres Sidak ke Pasar Awasi Stok dan Harga Minyak Goreng, Migor Kemasan Rp 21.000 per Liter
Kepala Kepolisian Resort (Polres) Aceh Jaya AKBP Yudi Wiyono melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah toko di kawasan pasar
Pun demikian, setelah petugas menginspeksi sejumlah toko di pasar, dia menyebut akan menjual minyak goreng curah dengan harga 14 ribu sesuai dengan penetapan pemerintah.
"Selanjutnya kita akan jual dengan harga yang ditetapkan ya, walaupun sudah pasti rugi," tandasnya.
Stok minyak goreng (Migor) kemasan di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) masih sulit didapatkan.
Pantauan Serambi di sejumlah swalayan dan di pasar, minyak goreng yang tersedia hanyalah minyak goreng curah.
Sementara, minyak goreng kemasan masih sulit diperoleh.
Jika pun ada, harganya hingga Rp 21.00 per liter.
Salah seorang pedagang di Kota Blangpidie, Hamdani saat dikonfirmasi mengaku bahwa sejak dua pekan terakhir dirinya tidak menjual minyak goreng kemasan.
“Saya hanya menjual minyak goreng curah, yang saya beli dari H Ilyas.
Kalau kemasan memang sudah lama tidak jual, karena sulit mendapatkannya,” ujar Hamdani.
Ia mengaku, beberapa waktu lalu ada yang menawarkan minyak goreng kemasan dengan harga jual Rp 20.000 per liter.
“Yang jadi masalah, masyarakat tidak mau kalau harga mahal, banyak yang lebih memilih antre, karena yang subsidi Rp 14.000 per liter,” katanya.
Sementara itu, Manajer Swalayan Mentari Blangpidie, Iskandar mengaku saat ini pihaknya kekosongan minyak goreng kemasan.
“Lagi kosong, tapi dua hari yang lalu ada minyak goreng kemasan nonsubsidi kita jual harganya Rp 18.000 per liter,” terangnya.
Ia mengaku sampai saat ini belum tahu apakah minyak goreng kemasan subsidi akan diterima pihaknya.
“Belum ada kabar, memang dalam dua hari ini akan masuk minyak goreng kemasan, tapi harganya saya belum tahu,” pungkasnya.(c52/c50)
Baca juga: Warga Beralih ke Minyak Goreng Curah, Harga Terigu dan Gula Naik
Baca juga: Kapolres Aceh Besar dan Sabang Sidak Pasar Pastikan Ketersediaan Minyak Goreng