Breaking News:

Berita Banda Aceh

MPU Aceh Minta Pemerintah Cari Solusi Soal Kelangkaan Minyak Goreng

Di tengah belum berakhirnya persoalan kelangkaan dan mahalnya minyak goreng (migor), kini muncul persoalan lain yang membuat ibu-ibu

Editor: bakri
For Serambinews.com
Kapolda Aceh, Irjen Pol Ahmad Haydar mengecek minyak goreng salah satu kemasan di gudang kawasan Pagar Air, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, Kamis (17/3/2022). 

BANDA ACEH - Di tengah belum berakhirnya persoalan kelangkaan dan mahalnya minyak goreng (migor), kini muncul persoalan lain yang membuat ibu-ibu rumah tangga ‘menjerit’ yaitu mulai mahalnya harga bahan pokok.

Melihat kondisi masyarakat yang semakin terjepit, Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh, Tgk Faisal Ali, meminta pemerintah pusat maupun daerah segera turun tangan mencari solusi atas persoalan yang ada.

“MPU meminta pemerintah mulai dari pusat hingga daerah untuk turun tangan secepatnya dan dengan segala daya upaya untuk menstabilkan bahan pokok terutama minyak goreng,” kata Tgk Faisal Ali, kepada Serambi, Sabtu (19/3/2022).

Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh Tgk Faisal Ali
Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh Tgk Faisal Ali (FOR SERAMBINEWS.COM)

Permintaan tersebut disampaikannya mengingat tidak lama lagi sudah masuk bulan suci Ramadhan, sementara harga sejumlah bahan pokok mulai naik.

“Pemerintah berkewajiban memenuhi bahan pokok untuk rakyat dan berdosa membiarkan rakyat terjera dengan penyediaan bahan pokok.

Fokuskan terpenuhi kebutuhan rakyat dari yang lain,” tegas Ketua MPU Aceh yang akrab disapa Lem Faisal, ini.

Sebelumnya Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Indonesia, Jerry Sambuaga, juga berharap ketersediaan minyak goreng jelang bulan suci Ramadhan mencukupi dengan harga yang stabil.

"Menjelang Ramadhan, kita berharap semoga minyak goreng ketersediaannya cukup, harganya sesuai," kata Jerry seusai menhadiri acara sharing session dengan Koperasi Aceh Meusaho Sejahtera (KAMS) di Hotel Mekkah, Banda Aceh, Jumat (18/3/2022).

Jerry mengatakan, Menteri Perdagangan baru menerbitkan Peraturan Mendag Nomor 11 Tahun 2022 tentang Penetapan Harga Eceran Tertinggi (HET) Minyak Goreng Curah Rp 14.000/liter.

Baca juga: Minyak Goreng Subsidi Gagal Masuk Simeulue

Baca juga: Tanggapi Kelangkaan Minyak Goreng, Ketua MPU Aceh : Berdosa Biarkan Rakyat Jera

"Kemarin kami rapat dengan Komisi VI DPR RI.

Kita memastikan bahwa semoga dengan kebijakan baru yang sudah ditetapkan bisa menjaga ketersediaan dan menstabilkan harga," ujar Jerry.

Untuk memastikan pasokan dan harga minyak goreng stabil, sambung Jerry, pihak terus berupaya untuk mengontrolnya dengan melakukan pengecekan langsung ke lapangan.

"Kami berupaya keras setiap hari, kita turun ke lapangan untuk mengecek memastikan barangnya ada atau tidak.

Ini tantangan kita bersama mudah-mudahan bisa kita lalui dengan baik," ungkapnya.

Wamendag Jerry berharap dengan adanya aturan baru bisa mengatasi persoalan kelangkaan dan tingginya harga minyak goreng.

"Yang penting kebijakan baru yang sudah disampaikan kemarin bisa terjawab semua," tutupnya. (mas)

Baca juga: Warga Bireuen Sulit Peroleh Minyak Goreng Murah, Kapolres Lhokseumawe Cek Stok Sembako

Baca juga: Kebijakan HET Dicabut, Berikut Daftar Harga Minyak Goreng di Alfamart dan Indomaret Terbaru

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved