Ramadhan 2022
Peringatan Bagi Kaum Muslim, Ini Bahayanya Meninggalkan Puasa Ramadhan, Simak Penjelasan Buya Yahya
"Begitu mudahnya orang meninggalkan puasa di bulan Ramadhan seolah-olah ini adalah dosa kecil, padahal dosa yang sangat besar," terang Buya Yahya.
Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Amirullah
Peringatan Bagi Kaum Muslim, Ini Bahayanya Meninggalkan Puasa Ramadhan, Simak Penjelasan Buya Yahya
SERAMBINEWS.COM – Bulan Ramadhan sudah di depan mata. Pada bulan tersebut umat Islam di wajibkan untuk berpuasa.
Puasa Ramadhan adalah salah satu dari rukun Islam, tidak dibolehkan bagi seorang muslim yang baligh, berakal, yang memiliki tanggung jawab syari’at meninggalkan puasa Ramadhan tanpa udzur
Puasa bukan hanya sekedar menahan rasa lapar dan haus, melainkan keutamaan yang didapatkan dan mengharapkan Ridha Allah SWT.
Karena puasa Ramadhan adalah hukumnya wajib, sungguh bahayalah orang-orang yang meninggalkan.
Baca juga: Puasa Ramadhan Hampir Tiba, Kenali Jenis-Jenis Buah Kurma dan Khasiatnya Bagi Kesehatan Tubuh
Sebab, Allah akan memberikan ganjaran bagi mereka yang meninggalkan puasa Ramadhan.
Pada bulan puasa, terkadang kita melihat ada saja orang-orang yang tidak berpuasa.
Mereka masuk ke warung yang ditutupi tetapi masih kelihatan kaki mereka.
Entah karena faktor musafir atau karena udzur lainnya, sehingga mereka tidak berpuasa, hanya Allah yang Maha Tahu.
Lantas, apa bahayanya jika di antara kita meninggalkan puasa wajib Ramadhan jika tidak terdapat udzur?
Baca juga: Ini Ibadah Dianjurkan di Bulan Ramadhan, Pahala Amalan Wajib dan Sunnah Berlipat Ganda
Buya Yahya dengan tegas mengatakan bahwa jangan sampai di antara umat Islam yang melanggar lalu tidak berpuasa.
"Yang tidak punya udzur lalu tidak berpuasa, ini dosa besar!," kata Buya Yahya.
Buya pun mengingatkan bahwa jangan sekalipun berbohong kepada Allah SWT, karena Allah Maha Mengetahui.
"Dan saat ini banyak orang fasik yang di rumah berpuasa tapi di luar rumah berpuasa,"
"Bahkan begitu mudahnya orang meninggalkan puasa di bulan Ramadhan seolah-olah ini adalah dosa kecil, padahal dosa yang sangat besar," terang Buya Yahya.