Jumat, 5 Juni 2026

Internasional

Presiden Ukraina Terus Berkoar-Koar Cari Dukungan, AS dan NATO Bakal Terlibat, PD III Terancam Pecah

Presiden Ukraina Volodymr Zelenskyy yang dikenal keras, sama seperti para pemimpin Yahudi lainnya, minta dukungan tak terbatas dari AS dan NATO.

Tayang:
Penulis: M Nur Pakar | Editor: M Nur Pakar
AFP
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy 

Tetapi untuk menjadi negara netral, seperti yang dituntut Rusia, Zelenskyy belum memberi sikap.

Zelenskyy yang anti-Rusia dan pro- AS dan Uni Eropa terus melihat peluangnya untuk melawan Putin.

Sebagai keturunan Yahudi, Zelenskyy melihat banyak dukungan dari kaum Yahudi dunia, khususnya AS untuk tetap menentang Putin.

Bahkan, dia telah berpidato di depan Kongres AS, parlemen terkuat dunia pekan lalu.

Sesuatu yang mustahil bagi presiden lainnya di dunia.

Kongres AS yang dikuasai kelompok Yahudi tentunya memberinya peluang berpidato di depan anggota Kongres AS yang memberi tepuk tangan meriah saat dia berpidato.

Zelenskyy terus berkoar-koar melalui tautan video ke parlemen negara lain, seperti Jerman, Inggris dan juga tanah kelahirannya, Israel.

Yang terbaru, Zelenskyy akan berpidato di depan Presiden AS Joe Biden dan pemimpin NATO yang berkumpul di Brussels, Belgia pada Kamis (24/3/2022)

Baca juga: Presiden Ukraina Berpidato Berapi-api di Depan Kongres AS, Tepuk Tangan Bergemuruh di Gedung Capitol

“Datanglah ke alun-alun Anda, jalan-jalan Anda. Buat diri Anda terlihat dan didengar, ”kata Zelensky dalam bahasa Inggris selama pidato video emosional Rabu (23/3/2022) malam.

Dia direkam dalam gelap dekat kantor kepresidenan di Kiev.

“Katakan orang itu penting, kebebasan itu penting, perdamaian itu penting, terutama Ukraina penting.” katanya.

Zelensky mengatakan akan meminta dalam konferensi video dengan NATO untuk memberikan dukungan tidak terbatas ke Ukraina.

Termasuk senjata apapun yang dibutuhkan untuk menangkis serangan pasukan Rusia.

Zelensky mencatat belum menerima jet tempur atau sistem pertahanan udara modern yang dimintanya.

Dia mengatakan Ukraina juga membutuhkan tank dan sistem anti-kapal.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved