Kamis, 4 Juni 2026

Berita Pidie

Duh! Janda Miskin 8 Anak Ini Tinggal di Rumah Nyaris Rubuh, Usai Terima Material, Terkendala Ongkos

saya belum sanggup untuk membiayai rehab rumah, meski material bantuan telah diberikan.

Tayang:
Penulis: Muhammad Nazar | Editor: Nur Nihayati
SERAMBINEWS.COM/MUHAMMAD NAZAR
Muliani berdiri didekat material bantuan Dinsos Pidie di rumahnya Gampong Kulam Baro, Kecamatan Simpang Tiga, Senin (28/3/2022). SERAMBINEWS.COM/ M NAZAR 

Saya sebagai tulang punggung keluarga untuk biaya hidup keluarga susah yang mengandalkan dari hasil menumbuk emping melinjau," jelasnya menyiratkan kesedihan.

Sebelumnya, Direktur Pos Bantuan Hukum dan Hak Azasi Manusia (PB-HAM) Pidie, Said Safwatullah SH, kepada Serambinews.com, Senin (28/3/2022, menyebutkan, dirinya sangat kecewa dengan Dinsos Pidie, yang memberikan bantuan rehab rumah dalam bentuk menyalurkan material, tanpa dialokasikan ongkos untuk tukang. 

Bantuan itu dari progran pokok pokok pikiran (pokir) DPRK Pidie

" Seharusnya kaum duafa menerima bantuan rehab rumah sekaligus dengan diberikan ongkos biaya tukang. Jangan lagi dibebani kaum duafa. Orang miskin menerima bantuan secara sempurna, bukan setengah-setengah," ujarnya.

Ia menambahkan, kedepan Dinsos Pidie hendaknya jika menyerahkan bantuan rehab rumah harus disalurkan secara tuntas. (*)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved