Ramadhan
Kultum Singkat Tarawih: Puasa Ramadhan Sebagai Wujud Ketaatan dan Peningkatan Kualitas Diri
Kultum biasanya dilakukan di sela-sela salat Tarawih, setelah salat wajib, atau menjelang buka puasa Ramadan.
Kultum biasanya dilakukan di sela-sela salat Tarawih, setelah salat wajib, atau menjelang buka puasa Ramadan.
SERAMBINEWS.COM -Ummat islam sedunia akan menjalani ibadah puasa dua hari lagi,
Berikut ini contoh naskah kultum Ramadan yang berjudul Puasa Ramadan Sebagai Wujud Ketaatan dan Peningkatan Kualitas Diri.
Kultum biasanya dilakukan di sela-sela salat Tarawih, setelah salat wajib, atau menjelang buka puasa Ramadan.
Kegiatan kultum berisi tentang penyampaian ajaran-ajaran keagamaan dalam waktu singkat.
Melalui situs resmi unpad.ac.id, Dr Sigid Suseno SH MHum menulis kultum yang berjudul Puasa Ramadhan Sebagai Wujud Ketaatan dan Peningkatan Kualitas Diri.
Puasa Ramadan Sebagai Wujud Ketaatan dan Peningkatan Kualitas Diri
Puasa atau dalam bahasa arab disebut shaum atau shiyam yang berarti menahan diri, pada dasarnya bersifat universal.
Saudara-saudara kita yang beragama lain bahkan penganut aliran kepercayaan sekalipun melaksanakan puasa.
Baca juga: Angelina Sondakh di Penjara saat Keanu Massaid Usia 2,5 Tahun, Menyesal: Bukan Ibu yang Baik
Baca juga: Update Covid-19 di Lhokseumawe, Dua Pasien Masih Dirawat di RS, Empat Warga Isolasi Mandiri
Baca juga: Lebanon Dihantam Darurat Pendidikan, 280 Pusat Pendidikan di Beirut Hancur Terkena Ledakan Pelabuhan
Demikian pula umat bangsa-bangsa sebelumnya seperti bangsa Mesir kuno yang menyembah berhala, bangsa Yunani dan bangsa Romawi juga melaksanakan puasa.
Puasa Ramadan memiliki keutamaan yang berbeda dengan puasa-puasa lainnya, baik yang dilakukan non muslim maupun muslim. Puasa Ramadan adalah puasa yang diperintahkan Allah SWT sebagaimana dinyatakan dalam Firman Allah Surat Al-Baqarah Ayat 183 :
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُواْ كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِن قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ
Artinya: "Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa".
Untuk melaksanakan puasa Ramadan banyak syarat dan ketentuan yang harus dipenuhi, termasuk reward (pahala) dan punishment (dosa) bagi mereka yang melaksanakan dan meninggalkannya.
Puasa Ramadan sebagaimana namanya hanya dilaksanakan pada bulan Ramadan dan tidak dapat dilaksanakan pada bulan lain, kecuali untuk meng-qadha.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/tarawih-malam-pertama-di-mrb.jpg)