Breaking News:

Berita Politik

Pj Gubernur Aceh Diharapkan Sosok yang Netral Saat Pemilu

Kepemimpinan Gubernur Aceh Ir Nova Iriansyah MT akan berakhir pada 5 Juli 2022 mendatang

Editor: bakri
SERAMBINEWS/Dok Serambi
Podcast Hurriah Foundation, Kamis (24/3/2022) membahas tentang sosok Pj Gubernur Aceh. 

BANDA ACEH - Kepemimpinan Gubernur Aceh Ir Nova Iriansyah MT akan berakhir pada 5 Juli 2022 mendatang.

Untuk mengisi kekosongan jabatan tersebut sampai Pilkada 2024, Mendagri akan menunjuk Penjabat (Pj) Gubernur Aceh hingga dilantiknya gubernur definitif.

Partai Golkar Aceh berharap Pj Gubernur Aceh nantinya merupakan sosok yang netral saat pelaksanaan Pileg dan Pilkada Aceh tahun 2024.

"Kita berharap Pj Gubernur Aceh nanti sosok yang netral saat memimpin," kata Sekretaris Partai Golkar Aceh, Ali Basrah di Banda Aceh, Selasa (29/3/2022).

Untuk diketahui, setelah masa kepemimpinan Gubernur Aceh berakhir langsung diisi oleh Pj Gubernur yang diambil dari pejabat eselon 1.

Saat ini, ada tiga nama tokoh Aceh di pusat yang santer diperbincangkan sebagai pengganti Nova yaitu Safrizal ZA, Indra Iskandar, dan Jarwansyah.

Safrizal ZA saat ini menjabat Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayah di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Baca juga: Golkar Aceh Harap Pj Gubernur Aceh Sosok Netral pada Pileg dan Pilkada

Baca juga: Irwandi Sebut Pusat Harus Teliti Pilih Sosok Pj Gubernur

Sedangkan Indra Iskandar menjabat Sekretaris Jenderal DPR RI dan Jarwansyah menjabat Deputi Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Namun keputusan siapa yang akan ditunjuk sebagai Pj Gubernur Aceh, kata Ali Basrah akan ditentukan oleh Mendagri Tito Karnavian.

Pria yang saat ini menjabat Ketua Fraksi Partai Golkar di DPRA menyampaikan netralitas Pj Gubernur akan mempengaruhi keamanan daerah yang dipimpin.

"Karena Pj Gubernur itu pejabat negara yang dilarang berpolitik.

Jika tidak netral bisa saja diganti.

Kondisi ini pernah terjadi Aceh Tenggara," ungkapnya.

Karena itu Ali Basrah berharap, siapapun yang menjabat sebagai Pj Gubernur Aceh nantinya harus bersikap netral dan mampu menjaga kondusifitas daerah saat gelaran Pileg dan Pilkada. (mas)

Baca juga: Irwandi Yusuf soal Sosok Pj Gubernur Aceh, Pusat Harus Teliti dari Sisi Politis dan Kemanusiaan

Baca juga: Pj Gubernur Aceh Tak Mesti Orang Aceh

Baca juga: Tokoh Nagan Raya Ini Dukung Dr Safrizal ZA Jadi Pj Gubernur Aceh

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved