Jumat, 12 Juni 2026

Konflik Rusia vs Ukraina

Roket Rusia Meledak di Mykolaiv Ukraina, 12 Orang Dilaporkan Tewas dan 33 Terluka

Petugas pemadam kebakaran memadamkan api di mana roket menghantam dan yang terluka dimasukkan ke tandu ambulans.

Tayang:
Editor: Faisal Zamzami
AFP/ARIS MESSINIS
Prajurit Ukraina membawa tubuh seorang kawan di atas tandu di kota Irpin, barat laut Kyiv, pada 13 Maret 2022. - NATO memperkirakan 7.000 hingga 15.000 tentara Rusia telah tewas di Ukraina. 

SERAMBINEWS.COM, KYIV - Sebuah roket Rusia menghantam gedung administrasi regional di kota pelabuhan Mykolaiv di selatan Ukraina pada Selasa (29/3/2022).

Insiden ini menewaskan sedikitnya 12 orang dan melukai 33, kata pihak berwenang.

Dilansir Reuters, orang-orang yang terluka ditarik dari puing-puing oleh petugas penyelamat, yang terus bekerja di tempat kejadian.

Rekaman dari layanan penyelamatan negara menunjukkan lubang menganga di sisi gedung.

Petugas pemadam kebakaran memadamkan api di mana roket menghantam dan yang terluka dimasukkan ke tandu ambulans.

Ada bercak darah yang terlihat di puing-puing, dan pecahan kaca serta perabotan yang terbalik berserakan di lantai kantor di dalam gedung.

"Ini adalah mimpi buruk. Seorang gadis meninggal di lantai saya. Apa yang bisa saya katakan? Apakah Anda bercanda? Saya memeluknya, dua menit berlalu, dan dia berlalu," kata seorang wanita yang dibantu keluar dari gedung oleh penyelamat.

"Mereka menghancurkan separuh bangunan, menghantam kantor saya," kata gubernur regional Vitaliy Kim.

Pasukan Rusia telah menyerang pelabuhan selatan Ukraina termasuk Kherson, Odesa, Mykolaiv dan Mariupol.

Ini dilakukan ketika mereka mencoba memotong Ukraina dari Laut Hitam dan membangun koridor darat dari Rusia ke Crimea, semenanjung yang direbut Rusia pada tahun 2014.

 
Kim mengatakan ada sisi positif dari serangan itu, yakni menunjukkan bahwa Rusia telah menyerah mencoba untuk mengambil alih kota.

Rusia sejauh ini menyebut tindakannya di Ukraina sebagai "operasi militer khusus" untuk melucuti senjata tetangganya.

Mereka menyangkal menargetkan warga sipil dan tidak mengomentari serangan di Mykolaiv.

Tapi Ukraina dan Barat mengatakan Presiden Rusia Vladimir Putin melancarkan invasi tanpa alasan.

Baca juga: Presiden Ukraina Puji Tentaranya, Tidak Biarkan Rusia Rebut Kiev, Walau Pertempuran Berlanjut

Baca juga: Hasil Perundingan Rusia dan Ukraina di Istanbul, Pertemuan Putin dan Zelensky Bakal Terjadi

Serangan Rusia ke Ukraina Hantam Gedung Pemerintah di Mykolaiv, 7 Tewas, 22 Terluka

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved