Berita Aceh Besar

Pangkalan di Pulo Breuh Diduga Jual Elpiji 3 Kg Capai Rp 35 Ribu/Tabung, Ini Tanggapan Hiswana Migas

Harga tersebut dinilai sangat 'mencekik', mengingat sebagian besar masyarakat di pulau terluar itu berprofesi sebagai nelayan tradisional.

Penulis: Misran Asri | Editor: Mursal Ismail
For Serambinews.com
Ketua Hiswana Migas Aceh, Nahrawi Noerdin 

Menurutnya, harga Rp 35 ribu/tabung gas elpiji itu sangat jauh di atas HET yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp 18.000/tabung.

"Memang ada cost tambahan untuk ongkos angkutan laut dan biaya bongkar tabung.

Tapi, juga tidak lantas mempermainkan harga jualnya dipatok pada angka Rp 35 ribu per tabung," terang Toke Awi, sapaan akrab untuk Nahrawi Noerdin.

Harga Rp 35 ribu/per tabung yang harus dibayar oleh masyarakat Pulo Aceh itu tinggi sekali.

"Kasihan masyarakat, apalagi sebagian besarnya masyarakat berprofesi nelayan tradisional, berapa lah penghasilan mereka, harusnya hal-hal seperti itu jadi pertimbangan dan pemikiran kita bersama," ungkapnya.

Meski ada cost tambahan biaya pengangkutan laut dan ongkos bongkar muat sebut Nahrawi, tapi harga yang wajar itu kisaran Rp 25 hingga 28 ribu/tabung.

"Tentu hal ini perlu dicari tahu ke pangkalannya, mengapa sampai hati menjual sampai Rp 35 ribu per tabung.

Kita akan mendalami lagi, berapa sebenarnya harga tebus pangkalan ke agen, sehingga harga jualnya mencapai 35 ribu.

Kami akan dalami informasi ini dan akan berkoordinasikan dengan Pertamina. Mudah-mudahan segera terselesaikan," jelas Nahrawi.

Ia pun mengharapkan setiap pangkalan dan agen yang mendapatkan kepercayaan dalam pendistribusian gas elpiji harus betul-betul amanah.

"Tujuan yang ingin kita capai tidak ada masyarakat yang resah dengan permainan harga suka-suka dari pangkalan, sehingga menyengsarakan masyarakat," tegas Nahrawi.

Apalagi ini tidak lama lagi menjelang Bulan Ramadhan yang tinggal beberapa hari ke depan dan diikuti Perayaan Idul Fitri, tentu harapannya masyarakat tenang menjalankan ibadah puasa.

"Semoga hal-hal baik yang kita lakukan bagi masyarakat mendapat keberkahan rezeki dari Allah SWT, apalagi kita akan menyambut datangnya bulan suci Ramadhan," pungkas Ketua Hiswana Migas Aceh, Nahrawi Noerdin. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved