Minggu, 3 Mei 2026

Internasional

Greenpeace Cegat Kapal Tanker Pertamina Angkut Minyak Rusia di Perairan Denmark

Greenpeace memblokir pengiriman minyak Rusia yang dibawa dua kapal tanker di lepas pantai Denmark

Tayang:
Editor: bakri
SCREENSHOOT SERAMBI ON TV
Indian Oil Corp yang dikelola negara membeli 3 juta barel minyak mentah dari Rusia awal pekan ini untuk mengamankan kebutuhan energinya. 

COPENHAGEN - Greenpeace memblokir pengiriman minyak Rusia yang dibawa dua kapal tanker di lepas pantai Denmark.

Salah satu kapal dimiliki Pertamina Prime.

Pemblokiran dilakukan oleh 11 aktivis Greenpeace dengan cara berenang atau mengendarai kayak di perairan es di Frederikshavn, Denmark, agar kapal tersebut tidak bisa lewat.

Depot Minyak Rusia Terbakar Diduga Akibat Helikopter Ukraina
Depot Minyak Rusia Terbakar Diduga Akibat Helikopter Ukraina (Thumbnail Serambi On TV)

Greenpeace mengorganisir aksi untuk menyerukan larangan impor bahan bakar fosil dari Rusia setelah invasi ke Ukraina.

"Pada pukul 11.00 (waktu setempat), para aktivis mulai memblokade supertanker Pertamina Prime dan mencegah kapal lain, yakni Seaoath mendekatinya dan memblokir pengiriman minyak," kata juru bicara Greenpeace Emma Oehlenschlager seperti dilansir dari The Local Denmark, Senin (4/4/2022).

Greenpeace juga mengunggah aksi mereka di akun Twitter dan situs resminya.

Beberapa dari mereka membawa spanduk yang menyerukan pemerintah untuk 'berhenti mengobarkan perang'.

Mereka juga menggambar lambung kapal dengan tulisan 'Perang Bahan Bakar Minyak'.

Sebelumnya Greenpeace sudah mencoba memblokade kapal-kapal tanker lainnya yang mengangkut minyak Rusia.

Namun peristiwa ini adalah keberhasilan pertama mereka.

Baca juga: Media Asing Sorot Rencana RI Beli Minyak Rusia

Baca juga: DPR AS Setujui Larangan Impor Minyak Rusia, Harga Gas Melonjak Tak Dipersoalkan

"Baru kali ini kami berhasil menghentikan pengiriman.

Dalam kasus lain, tanker dialihkan atau dipercepat," kata Oehlenschlager.

"Mereka sekarang akan mempertahankan blokade selama mungkin untuk memastikan kapal tidak bisa saling berdekatan untuk melakukan transfer," ujarnya menambahkan.

Ia juga mendesak Denmark untuk melarang pengiriman minyak Rusia di perairannya.

Greenpeace Denmark mentweet pada Jumat pagi bahwa para aktivis sekarang sedang dipindahkan dari daerah itu oleh Polisi Jutlandia Utara.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved