Breaking News:

Otomotif

Beli Mobil Atau Sepeda Motor Bekas, Pemerintah Kenakan PPN 1.1 Persen

Pemerintah menetapkan pengenaan pajak pertambahan nilai ( PPN) sebesar 1,1 persen untuk setiap pembelian mobil dan sepeda motor bekas.

Editor: M Nur Pakar
KOMPAS.com
Pusat penjualan mobil bekas di Jakarta Pusat. 

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah menetapkan pengenaan pajak pertambahan nilai ( PPN) sebesar 1,1 persen untuk setiap pembelian mobil dan sepeda motor bekas.

Kementerian Keuangan secara resmi telah merilis 14 Peraturan Menteri Keuangan (PMK) mengenai pengenaan pajak pertambahan nilai ( PPN ) usai diterbitkannya UU 7/2021 tentang harmonisasi HPP.

Salah satu sektor yang kini dikenakan PPN 1.1 persen dan berlaku 1 April 2022 mulai dari kendaraan bermotor bekas, baik sepeda motor maupun mobil.

Hal tersebut diatur dalam PMK Nomor 65/PMK.03/2022 tentang PPN atas Penyerahan Kendaraan Bermotor Bekas. Beleid ini diteken oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati pada 30 Maret 2022.

Dalam pertimbangannya, beleid ini dirilis untuk memberikan kemudahan dan kesederhanaan, serta kepastian setelah membeli kendaraan bekas.

Terutama pengenaan pajak pertambahan nilainya.

Baca juga: Jumlah Orang Miskin Bisa Bertambah Imbas PPN Jadi 11 Persen, Sri Mulyani : Tidak Semua Terdampak PPN

"Penyerahan kendaraan bermotor pengenal pajak pajak pertambahan pajak," tulis Pasal 2 PMK 65/2022, dikutip Selasa (5/4/2022).

Adapun besaran pungutan pajak 1,1 persen itu berasal dari total 10 persen dikalikan tarif PPN yang diatur UU PPN, 11 persen.

Adapun nominal pajak yang disetorkan 1,1 persen dikalikan harga jual. Artinya, jika pembelian kendaraan bekas senilai Rp 100 juta, maka pajak sebesar Rp 1,1 juta.

Nilai tersebut harus disetor ke pemerintah sebagai Pajak Pertambahan

Kemudian, pada 2025 nanti, besaran pajak meningkat menjadi 1,2 persen seiring kenaikan tarif sesuai UU PPN.

Baca juga: Mulai April 2022, Tarif PPN Naik Jadi 11 Persen, Yasonna Sebut Masih Rendah

Lebih jauh, sektor lainnya yang dikenakan tarif PPN mulai kuartal II/2022 yaitu kegiatan usaha sendiri, tembakau, Liquefied Petroleum Gas tertentu dan hasil pertanian tertentu.

Agen asuransi dan pialang asuransi, hingga transaksi perdagangan aset Kripto juga dikenakan PPN 1.1 persen.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Beli Mobil Bekas Harga Bakal Naik, Pemerintah Pungut PPN 1,1 Persen",

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved