Berita Banda Aceh

Armada Damkar Perlu Ditambah, DPRK Banda Aceh Panggil Dinas Terkait

Ketua DPRK Banda Aceh, Farid Nyak Umar mengatakan, Banda Aceh masih membutuhkan banyak tambahan mobil pemadam kebakaran

Editor: bakri
SERAMBINEWS.COM/MASRIZAL
Suzuya Mall Terbakar - Sejumlah damkar sedang mengisi ulang tangki air di Krueng Daroy, depan Meuligo Gubernur Aceh, Senin (4/4/2022). 

BANDA ACEH - Ketua DPRK Banda Aceh, Farid Nyak Umar mengatakan, Banda Aceh masih membutuhkan banyak tambahan mobil pemadam kebakaran (Damkar).

Hal itu diketahui setelah dilakukan evaluasi terhadap penanganan kebakaran Suzuya Mall Banda Aceh.

DPRK Banda Aceh pun sudah memanggil pihak Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Banda Aceh, Rabu (6/4/2022) di gedung dewan setempat.

Namun dari hasil pertemuan itu, Farid menyimpulkan, perlunya disiapkan sumber daya manusia (SDM) tambahan yang terampil dan memadai, karena selama ini ternyata SDM-nya masih kurang.

Ketua DPRK Banda Aceh, Farid Nyak Umar menerima plakat anugerah Serambi Awards tahun 2022 yang diserahkan oleh Pemimpin Redaksi Serambi Indonesia, Zainal Arifin M Nur, dalam seremoni yang berlangsung di Anjong Mon Mata, Jumat (11/3/2022) malam.
Ketua DPRK Banda Aceh, Farid Nyak Umar menerima plakat anugerah Serambi Awards tahun 2022 yang diserahkan oleh Pemimpin Redaksi Serambi Indonesia, Zainal Arifin M Nur, dalam seremoni yang berlangsung di Anjong Mon Mata, Jumat (11/3/2022) malam. (Foto: IST)

Dari penjelasan DPKP, saat ini Pemko memiliki sejumlah 80 orang personel yang tersebar di empat pos pemadam kebakaran yaitu Pos Rusunawa, Pos Jalan Pelangi, Pos Simpang Mesra dan Pos Pango, serta Posko induk di Jalan Soekarno Hatta.

Dikatakan, idealnya DPKP memiliki personel dua kali lipat dari yang ada saat ini.

Apalagi sejak pandemi Covid-19, kegiatan capacity building untuk personel tidak dapat dilaksanakan.

Farid menambahkan, mobil armada pemadam kebakaran yang dimiliki DPKP saat ini sebanyak 14 unit.

Namun yang siap untuk digunakan sebanyak 12 unit, termasuk armada suplai air.

Beberapa armada sebagian besar kurang baik dan beberapa unit rusak berat karena dimakan usia.

Baca juga: Panggil DPKP, DPRK Banda Aceh Sebut Damkar Masih Kekurangan  Armada

Baca juga: Ketua DPRK Minta Petugas Damkar Banda Aceh Harus Diproteksi Maksimal

Termasuk mobil canggih senilai Rp 16 miliar yang tidak dapat dioperasikan karena kendala teknis.

"Alhamdulillah, dalam kebakaran Suzuya Mall, DPKP Kota mendapat bantuan 7 armada dari Aceh Besar dan 1 unit dari Polresta.

Karena itu armada damkar kita harus dievaluasi.

-Puluhan petugas Damkar Bireuen bersama warga dan unsur
lainnya, Sabtu (20/11/2021) malam berjibaku memadamkan api di rumah
terbakar Desa Beunyot, Juli Bireuen. SERAMBINEWS.COM/YUSMANDIN IDRIS
-Puluhan petugas Damkar Bireuen bersama warga dan unsur lainnya, Sabtu (20/11/2021) malam berjibaku memadamkan api di rumah terbakar Desa Beunyot, Juli Bireuen. SERAMBINEWS.COM/YUSMANDIN IDRIS (SERAMBINEWS.COM/YUSMANDIN IDRIS)

Idealnya kita butuh sepuluh armada lagi, ini nanti yang perlu dibicarakan dengan pemerintah kota.

Sebab perkembangan kota yang semakin pesat, tentu juga membutuhkan kesiapan armada pemadam kebakaran yang canggih,” ujar Farid yang didampingi Wakil Ketua DPRK, Usman.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved