Internasional

Jurnalis Terkenal Hong Kong Ditangkap di Rumahnya, Dituduh Bersekongkol Terbitkan Materi Hasutan

Seorang jurnalis Hong Kong ditangkap oleh polisi keamanan nasional pada Senin (11/4/2022), karena diduga bersekongkol menerbitkan materi hasutan.

Editor: M Nur Pakar
AFP
Jurnalis terkenal Hong Kong Allan Au 

SERAMBINEWS.COM, HONG KONG - Seorang jurnalis Hong Kong ditangkap oleh polisi keamanan nasional pada Senin (11/4/2022), karena diduga bersekongkol menerbitkan materi hasutan.

Penangkapan tersebut menjadi pukulan terbaru bagi pers lokal di Hong Kong, yang telah melihat peringkat kebebasan
medianya anjlok saat Beijing menindak perbedaan pendapat.

Allan Au, seorang reporter dan dosen jurnalisme berusia 54 tahun, ditangkap dalam serangan fajar oleh unit polisi keamanan nasional Hong Kong, beberapa media lokal melaporkan.

Sebuah sumber polisi senior mengkonfirmasi penangkapan Au kepada AFP atas tuduhan konspirasi untuk mempublikasikan materi hasutan.

Polisi kemudian mengkonfirmasi penangkapan seorang pria berusia 54 tahun dengan tuduhan yang sama dalam sebuah pernyataan yang tidak menyebutkan nama Au, yang merupakan praktik lokal.

"Penangkapan lebih lanjut dapat dilakukan," pernyataan itu memperingatkan.

Baca juga: Kantor Berita Online Hong Kong Citizen News Ditutup, Otoritas Bungkam Keras Perbedaan Pendapat

Au mantan kolumnis Stand News, platform berita online yang ditutup Desember 2021 setelah pihak berwenang
membekukan aset perusahaan menggunakan undang-undang keamanan nasional.

Dua karyawan senior Stand News lainnya telah didakwa dengan hasutan.

Tuduhan keamanan nasional juga telah diajukan terhadap taipan media pro-demokrasi yang dipenjara Jimmy Lai dan enam mantan eksekutif senior Apple Daily.

Pernah menjadi tabloid paling populer di Hong Kong, Apple Daily runtuh tahun lalu ketika ruang redaksinya digerebek dan aset dibekukan di bawah undang-undang keamanan.

Segera setelah Stand News ditutup, Au mulai menulis "selamat pagi" setiap hari di halaman Facebook-nya untuk
mengonfirmasi keselamatannya.

Baca juga: Polisi Hong Kong Tangkap Mantan Jurnalis Senior Apple Daily di Bandara, Ini Tuduhannya

Salah satu kolumnis lokal yang paling berpengalaman di kota ini, dia adalah seorang Knight fellow di Stanford University
pada tahun 2005 dan meraih gelar doktor dari Chinese University of Hong Kong.

Pada tahun 2017 Au menerbitkan buku tentang penyensoran di Hong Kong berjudul “Freedom Under 20 Shades of
Shadow.”

Au menghabiskan lebih dari satu dekade bekerja untuk RTHK, penyiar pemerintah Hong Kong, menjalankan acara berita
terkini.

Tapi dia dipecat tahun lalu setelah pihak berwenang mengumumkan perombakan yang mulai mengubah lembaga penyiaran independen yang dulunya editorial menjadi sesuatu yang lebih menyerupai media pemerintah China.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved