Jumat, 12 Juni 2026

Krisis Politik Pakistan Berujung Penggulingan Perdana Menteri Imran Khan, Siapa Penggantinya?

Masa jabatan Imran Khan sebagai perdana menteri Pakistan berakhir pada Minggu (10/4/2022),

Tayang:
Editor: Faisal Zamzami
AP/K.M. Chaudary
Perdana Menteri pakistan, Imran Khan berpidato pada upacara peresmian Gurdwara Darbar Sahib di Kartarpur, Pakistan. Khan menuduh AS pada Kamis 25 Juni 2020 telah mensyahidkan pimpinan Al Qaida sekaligus dalang penyerangan 9/11, Osama bin Laden.(AP/K.M. Chaudary) 

SERAMBINEWS.COM - Masa jabatan Imran Khan sebagai perdana menteri Pakistan berakhir pada Minggu (10/4/2022), setelah berhari-hari kekacauan konstitusional yang membuatnya tidak punya pilihan selain mengundurkan diri atau diminta keluar dari jabatannya.

Dilansir dari Al Jazeera, Majelis Rendah Parlemen Pakistan akan bertemu pada Senin (11/4/2022) untuk memilih penjabat perdana menteri baru.

Ini adalah pertama kalinya mosi tidak percaya terhadap perdana menteri Pakistan berhasil.

Latar belakang mosi tidak percaya

Khan tersingkir di parlemen beberapa hari setelah dia memblokir upaya serupa.

Mosi tidak percaya, yang membutuhkan 172 suara di parlemen dengan 342 kursi, didukung oleh 174 anggota parlemen.

Pengesahan mosi itu terjadi setelah Mahkamah Agung negara itu memutuskan Khan, yang berkuasa pada 2018, bertindak tidak konstitusional.

Pasalnya, dia sebelumnya memblokir proses dan membubarkan parlemen.

Dalam putusan penting Kamis (7/4/2022) malam, pengadilan memulihkan parlemen yang dibubarkan oleh Presiden Arif Alvi atas rekomendasi Khan.

Khan menuduh oposisi berkolusi dengan Amerika Serikat (AS) untuk menggulingkannya dan meminta para pendukungnya untuk menggelar demonstrasi nasional pada Minggu (10/4/2022).

Sejak kemerdekaannya pada 1947, tidak ada perdana menteri Pakistan yang menyelesaikan masa jabatan lima tahun di negara itu.

Baca juga: Perdana Menteri Pakistan Imran Khan Digulingkan Lewat Mosi Tidak Percaya

Baca juga: PM Pakistan Imran Khan Digulingkan, Youtuber Kanada Sebut Ini Hari Tergelap bagi Pakistan

Apa yang menyebabkan Khan coba digulingkan?

Berakhirnya politik Khan berakar pada realitas dualitas baru dalam politik Pakistan.

Di dalam parlemen, partainya Pakistan Tehreek-e-Insaf (PTI) kehilangan dukungan dari sekutu koalisi.

Posisi mayoritas yang dia butuhkan untuk mengalahkan mosi tidak percaya pun hilang.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
2 - 0
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
2 - 1
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved