Jumat, 10 April 2026

Berita Aceh Tengah

Mahasiswa Geruduk Gedung DPRK, Lagu 'Potong Bebek Angsa' Bergema

Ratusan mahasiswa Aceh Tengah mengepung kantor Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Tengah, Senin (21/4/2022)

Editor: bakri
SERAMBINEWS.COM/ROMADANI
Ratusan massa mengatasnamakan aliansi mahasiswa geruduk gedung DPRK Aceh Tengah, Senin (11/4/2022). Beberapa petisi disampaikan di hadapan wakil rakyat hingga menyanyikan lagu "Potong Bebek Angsa" 

TAKENGON - Ratusan mahasiswa Aceh Tengah mengepung kantor Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Tengah, Senin (21/4/2022).

Massa mulai berkumpul di Gedung Olah Seni (GOS) Takengon pukul 09.30 WIB untuk selanjutnya melakukan long march menuju tugu Simpang Lima Takengon.

Di tugu Simpang Lima, ratusan mahasiswa mengelilingi bundaran jalan, sehingga sempat memacetkan arus lalu lintas.

Polisi mengalihkan jalan tersebut untuk menghindari kemacetan.

Bupati Aceh Tengah, Shabela Abubakar, berjalan menuju Gedung DPRK Aceh Tengah untuk menjumpai mahasiswa pengunjukrasa, Senin (11/4/2022)
Bupati Aceh Tengah, Shabela Abubakar, berjalan menuju Gedung DPRK Aceh Tengah untuk menjumpai mahasiswa pengunjukrasa, Senin (11/4/2022) (Serambinews.com/Bagus Setiawan      )

Setelah melakukan orasi sekitar 30 menit, mahasiswa mulai melanjutkan perjalanan menuju gedung DPRK Aceh Tengah.

20 menit berada di Gedung DPRK, tidak satu pun anggota dewan menemui mahasiswa.

Ketua Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (Kammi) Gayo, Sapuan Melala dalam orasinya mengatakan, salah satu tuntutan mereka adalah menolak adanya dugaan tiga periode Jokowi memimpin Indonesia.

"Kawan-kawan ada yang minta tiga periode, kita siap tolak apapun yang terjadi.

Baca juga: Ikut Demo ke DPRA, Mahasiswi Unaya Soalkan Kenaikan Harga Bahan Pokok dan BBM 

Baca juga: Demo Tolak Wacana Jokowi Tiga Periode, Lagu Indonesia Raya Menggema di Gedung Dewan

Hidup mahasiswa," teriaknya.

Selain menolak perpanjangan jabatan Presiden, massa mahasiswa juga menolak kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM), dan menolak wacana penundaan pemilu.

Massa juga meminta menuntaskan kelangkaan solar, minyak goreng, serta menolak kenaikan PPN 11 Persen.

"Turunkan rezim Jokowi pembunuh demokrasi" teriakan mahasiswa.

Tidak hanya teriakan, poster unik turut dibentangkan, seperti "Pacaran kok sebulan, tiga periode dong".

Saat ini, Ketua DPRK Aceh Tengah, Arwin Mega sepakat dengan para peserta aksi untuk menolak semua tuntutan yang disampaikan.

"Saya dan kami semua disini sepakat akan direkomendasikan tuntutan adik-adik sama sama," katanya, sambil menenangkan mahasiswa.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved