Senin, 11 Mei 2026

Konflik Rusia vs Ukraina

Serangan Besar Rusia ke Ukraina Dimulai, Kyiv Selidiki Dugaan Kejahatan Perang

Ukraina menyatakan serangan baru Rusia di Donbas, Ukraina timur, sudah dimulai menyusul agresi yang masih terus berlanjut

Tayang:
Editor: bakri
TIMOTHY A CLARY/AFP
Sidang pemungutan suara Majelis Umum PBB mengenai rancangan resolusi untuk menangguhkan Rusia dari Dewan Hak Asasi Manusia PBB di New York City, Kamis (7/4/2022). 

10 Warga sipil tewas Setidaknya 10 warga sipil tewas dan 11 orang lainnya terluka di sekitar Kharkiv sepanjang akhir pekan akibat gempuran Rusia yang makin brutal di Ukraina timur.

"Saat ini, kami mengetahui 10 orang tewas, termasuk seorang anak, dan 11 orang terluka," ujar gubernur kawasan yang menaungi Kharkiv, Oleg Synegubov, seperti dilansir AFP, Minggu (10/4/2022).

Synegubov kemudian menjabarkan bahwa para korban itu berjatuhan akibat serangan Rusia di empat daerah berbeda di dekat Kharkiv.

"Dalam sehari, penjajah (Rusia) membombardir infrastruktur sipil di Balkliya, Pesochin, Zolochiv, dan Dergachi," katanya.

Kharkiv sendiri merupakan kota terbesar kedua di Ukraina dengan populasi sebelum perang pecah mencapai 1,5 juta jiwa.

Berlokasi sekitar 40 kilometer dari perbatasan Rusia, Kharkiv menjadi salah satu medan tempur paling sengit sejak invasi dimulai pada 24 Februari lalu.

Baca juga: Ukraina Klaim Lebih dari 1.200 Mayat Ditemukan di Dekat Kyiv

Belakangan, Rusia mulai menarik pasukan dari Kharkiv dan lebih berkonsentrasi ke wilayah yang lebih menjorok ke timur Ukraina.

Secara keseluruhan, Rusia memang mengurangi pasukannya di area pusat Ukraina.

Namun, sejumlah pihak menganggap penarikan pasukan ini bukan berarti Rusia menyerah menguasai Kyiv.

Beberapa sumber intelijen menduga, Rusia hanya menarik mundur sementara pasukannya untuk mengatur kembali strategi perang mereka.

Ukraina pun bersiap menghadapi serangan besar-besaran Rusia.

Meski demikian, Presiden Volodymyr Zelensky menegaskan bahwa Ukraina masih siap menyelesaikan konflik melalui jalur diplomasi.

Sebelumnya, negara Barat menyatakan Rusia sedang menyusun ulang strategi untuk melakukan serangan baru diUkraina, terutama di wilayah timur.

Jika urusan di Ukraina timur sudah selesai, pasukan Rusia dilaporkan akan kembali membombardir Kyiv dan mengambil alih ibu kota negara tersebut.

Beberapa waktu lalu, tentara Rusia juga mengklaim akan fokus di timur Ukraina.

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved