Minggu, 10 Mei 2026

Konflik Rusia vs Ukraina

Serangan Besar Rusia ke Ukraina Dimulai, Kyiv Selidiki Dugaan Kejahatan Perang

Ukraina menyatakan serangan baru Rusia di Donbas, Ukraina timur, sudah dimulai menyusul agresi yang masih terus berlanjut

Tayang:
Editor: bakri
TIMOTHY A CLARY/AFP
Sidang pemungutan suara Majelis Umum PBB mengenai rancangan resolusi untuk menangguhkan Rusia dari Dewan Hak Asasi Manusia PBB di New York City, Kamis (7/4/2022). 

JAKARTA - Ukraina menyatakan serangan baru Rusia di Donbas, Ukraina timur, sudah dimulai menyusul agresi yang masih terus berlanjut.

Kabar tersebut diungkap Penasihat Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Ukraina, Vadym Denysenko, saat wawancara dengan media televisi pada Senin (11/4/2022) waktu setempat.

"Dari pengamatan saya, serangan besar (di timur Ukraina) ini sudah dimulai," kata Denysenko seperti dikutip CNN.

Ia kemudian mengatakan,"Kami harus memahami ini.

Presiden Rusia Vladimir Putin (tengah), Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu (kiri) dan Panglima Angkatan Laut Rusia, Laksamana Nikolai Yevmenov (kanan) menghadiri parade Hari Angkatan Laut di St.Petersburg pada 25 Juli 2021.
Presiden Rusia Vladimir Putin (tengah), Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu (kiri) dan Panglima Angkatan Laut Rusia, Laksamana Nikolai Yevmenov (kanan) menghadiri parade Hari Angkatan Laut di St.Petersburg pada 25 Juli 2021. (Alexey NIKOLSKY / SPUTNIK / AFP)

Itu tidak akan terulang seperti 24 Februari saat serangan udara dan ledakan pertama dimulai dan kami menyatakan 'perang telah dimulai.

’ Serangan besar sesungguhnya telah dimulai.

" Pejabat Ukraina dan Barat sebelumnya menyatakan pasukan Rusia sudah menyusun ulang strategi untuk menggempur ibu kota Kyiv dan mengambil alih.

"Militer Rusia sedang menghitung pasukannya.

Mereka terus mengerahkan kembali pasukan dan persenjataan ke wilayah Donetsk dan Luhansk," timpal Denysenko.

Donetsk dan Luhansk merupakan wilayah di Ukraina timur yang dikuasai kelompok separatis pro-Moskow.

Baca juga: Rusia Hancurkan Sistem Rudal S-300 Ukraina yang Dipasok Eropa

Baca juga: Polandia Bersikap Rasis, Pengungsi Timur Tengah Disiksa, Pengungsi Ukraina Diterima Dengan Baik

"Ya, masih belum ada pertempuran besar yang ramai diperbincangkan belakangan ini.

Tapi secara umum, kami akan bilang serangan telah dimulai," ucapnya.

Denysenko juga melaporkan, ledakan terjadi di Dnipropetrovsk pada Minggu (10/4/2022) malam waktu setempat.

Ledakan juga terjadi di kota terbesar kedua Ukraina, Kharkhiv.

Kepala Militer Distrik Luhansk, Serhii Haidaii, mengatakan otoritas Ukrainia sedang mengatur penambahan jalur evakuasi di Donbas.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved