Sabtu, 2 Mei 2026

Internasional

Iran Kecam Penggerudukan Al-Aqsa oleh Israel

Iran mengutuk keras aksi penggerudukan dan kekerasan yang dilakukan pasukan Israel di kompleks Masjid Al-Aqsa

Tayang:
Editor: bakri
Twitter Via Middle East Eye via Kompas TV
Gas air mata ditembakkan tentara Israel ke dalam Masjid Al-Aqsa saat Muslim Palestina akan salat Subuh, Jumat (15/4/2022). 

TEHERAN - Iran mengutuk keras aksi penggerudukan dan kekerasan yang dilakukan pasukan Israel di kompleks Masjid Al-Aqsa.

Teheran menilai, rezim Zionis secara mencolok memperlihatkan pelanggaran terhadap hukum internasional dan hak asasi manusia (HAM).

“Kejahatan Zionis terhadap rakyat Palestina yang tertindas menunjukkan semakin lemahnya rezim pendudukan ini yang bertujuan menutupi kekuasaannya yang kosong,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Saeed Khatibzadeh, Jumat (15/4/2022), dilaporkan laman Mehr News Agency.

Dia menekankan, rezim Zionis dan pendukung internasionalnya bertanggung jawab atas konsekuensi kejahatan semacam itu di tanah pendudukan.

Khatibzadeh meminta pemerintah dan organisasi internasional mendukung rakyat Palestina.

Sementara kepada umat dan negara-negara Muslim, dia meminta mereka menunjukkan dukungan untuk membela serta melindungi Al-Aqsa.

Sebelumnya Palestina sudah mengecam aksi penggerudukan pasukan Israel ke kompleks Masjid Al-Aqsa.

Baca juga: Pengakuan Imam Masjid Al-Aqsa soal Serangan Israel, Ratusan Orang Terluka, Disebut Sudah Terencana

Baca juga: Tentara Israel Serbu Masjid Al-Aqsa, Bentrokan Langsung Meletus, Korban Berjatuhan

Juru bicara kepresidenan Palestina Nabil Abu Rudeineh secara khusus menyoroti aksi pendobrakan aula al Qibli, satu dari tujuh masjid yang berada di kompleks Al Aqsa.

“Ini tindakan serius, tindakan penistaan, dan sama saja dengan mendeklarasikan perang terhadap rakyat kami Palestina,” ucapnya, dikutip laman kantor berita Palestina, WAFA.

Dia pun menyoroti aksi pemukulan jamaah Muslim warga Palestina saat pasukan Israel menyerbu aula utama di Masjid Al-Aqsa.

Foto yang beredar memperlihatkan warga Palestina tertidur telungkup di atas karpet masjid dengan tangan terikat ke belakang.

“Intervensi segera oleh komunitas internasional diperlukan untuk menghentikan agresi Israel terhadap Masjid Al-Aqsa dan mencegah hal-hal di luar kendali,” ujar Abu Rudeineh.

Menurut Bulan Sabit Merah Palestina, bentrokan di kompleks Al-Aqsa telah menyebabkan lebih dari 150 orang terluka, termasuk jurnalis dan petugas medis.

Menurut lembaga yang mengelola Masjid Al-Aqsa, yakni Wakaf Islam, pasukan Israel mulai memasuki kompleks tersuci ketiga umat Islam itu sebelum fajar.

Kala itu ribuan warga Palestina hendak menunaikan salat Subuh.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved