Breaking News:

Berita Luar Negeri

Cara Putin Bikin Rubel Rusia Hancurkan Dollar Amerika, Perang Mata Uang Dampak Krisis Ukraina

Presiden Rusia Vladimir Putin meminta pembayaran gas dalam mata uang rubel yang dibeli oleh negara-negara tak bersahabat mulai April 2022

Editor: Muhammad Hadi
Thumbnail Serambi On TV
Rubel lawan Dollar - Jual Migas Pakai Rubel, Mata Uang Rusia Kini Kembali Perkasa 

Perang Mata Uang Dampak Krisis Ukraina, Cara Putin Bikin Rubel Rusia Hancurkan Dollar Amerika

SERAMBINEWS.COM - Dampak perang Rusia Ukraina makin meluas.

Kini perang ekonomi Rusia dan Amerika Serikat makin memuncak.

Apalagi, Rusia yang ingin menyelamatkan ekonominya mengandalkan gas untuk melawan Amerika Serikat dan sekutunya.

Presiden Rusia Vladimir Putin meminta pembayaran gas dalam mata uang rubel yang dibeli oleh negara-negara tak bersahabat mulai April 2022, sebagai imbas konflik militer di Ukraina. 

Negara-negara tak bersahabat yang dimaksud Putin adalah mereka yang menghujani Rusia dengan serangkaian sanksi atas invasi militernya ke Ukraina. 

Diketahui, negara-negara tersebut adalah AS dan sekutunya, negara-negara di Uni Eropa. Uni Eropa sendiri merupakan pelanggan gas alam cair Rusia. 

Baca juga: Rusia Mulai Usik Sekutu Amerika Serikat di Asia yang Dukung Ukraina

Putin juga mengancam, jika negara-negara tidak bersahabat itu menolak membayar dengan rubel, Rusia akan menghentikan aliran gasnya. 

Menurut dekrit tersebut, semua pembayaran akan ditangani oleh Gazprombank Rusia, anak perusahaan raksasa energi milik negara, Gazprom. 

Pembeli akan mentransfer pembayaran ke rekening Gazprombank dalam mata uang asing, yang kemudian akan diubah oleh bank menjadi rubel dan ditransfer ke rekening rubel pembeli. 

Lalu seberapa efektif kebijakan Putin memaksa negara-negara tak bersahabat menggunakan rubel dalam pembelian gas Rusia? 

Kecerdikan Putin 

Dikutip dari laman The Wire, serangan militer Rusia ke Ukraina tampaknya sudah sangat lama dipersiapkan Putin dan para pembantunya, termasuk berbagai rencana matang yang sudah direncanakan ketika menghadapi serangkaian sanksi ekonomi. 

Meski ada beberapa rencananya terhadap Ukraina yang kurang sempurna, Putin tidak ceroboh. Ia sendiri sudah lama dikenal sebagai pemimpin yang cerdik dan berpikir rasional. 

Baca juga: VIDEO Militer Rusia Mulai Memasuki Wilayah Kharkiv, Tank T-14 Armata Andalan Moskow Dikerahkan

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved