Kamis, 28 Mei 2026

Berita Aceh Barat Daya

Demokrat Minta Pertamina Mudahkan Nelayan Beli BBM

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Demokrat, Teuku Riefky Harsya MT meminta Pertamina mempermudah nelayan melakukan pembelian solar dan pertalite

Tayang:
Editor: bakri
Serambi Indonesia
Anggota DPR-RI, Teuku Riefky Harsya, MT berdialog dengan Panglima Laot wilayah Labuhan Haji, Said Zulfikar dan nelayan, Kamis (14/4/2022), seusai membagikan ratusan paket sembako kepada nelayan. 

BLANGPIDIE - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Demokrat, Teuku Riefky Harsya MT meminta Pertamina mempermudah nelayan melakukan pembelian solar dan pertalite di SPBU.

Salah satunya dengan mengizinkan pembelian menggunakan jeriken.

Hal itu disampaikan Teuku Riefky yang juga Anggota DPR RI ini merespons keluhan Panglima Laot wilayah Labuhan Haji Timur, Said Zulfikar, Jumat (15/4/2022) kemarin, seusai membagikan ratusan paket sembako kepada nelayan.

“Kami berharap Pertamina dan SPBU agar memberikan kemudahan kepada para nelayan dalam membeli BBM,” ujarnya.

Teuku Riefky mengatakan, tidak mungkin untuk membeli BBM, nelayan harus membawa boatnya ke SBPU.

“Harusnya ada kebijakan khusus untuk nelayan, apakah cukup dengan menunjukkan kartu nelayan atau seperti apa, sehingga nelayan bisa mendapatkan Pertalite,” pinta Teuku Riefky.

Terlebih, sambung dia, selisih harga Pertalite dengan Pertamax sangatlah tinggi, sehingga sangat membebani para nelayan, jika tidak ada kebijakan khusus terhadap mereka.

“Kalau mereka kita paksa beli Pertamax, kasihan nelayan, apalagi selisihnya (dari Pertalite) mencapai Rp 20.000 setiap pergi melaut, ini sangat besar,” ungkap anggota DPR-RI asal Aceh empat periode tersebut.

Baca juga: Penyaluran Elpiji dan BBM Dievaluasi, BRIN: Harus Dikomunikasikan dengan Baik

Baca juga: Hiswana Migas Aceh Dukung Langkah Polisi Bongkar Jaringan Mafia BBM

Untuk itu, dia meminta agar pertamina memberikan kelonggaran kepada para nelayan yang sangat membutuhkan BBM jenis pertalite dan solar tersebut.

“Persoalan ini, akan saya sampaikan kepada pihak Pertamina, sehingga nelayan kita tidak terbebani dengan aturan tidak boleh membeli pakai jeriken,” pungkasnya.

Sebelumnya, Panglima Laot wilayah Labuhan Haji, Said Zulfikar mengaku jika nelayan kewalahan mendapatkan BBM jenis pertalite dan solar.

Pengelola galon mengaku tidak melayani penjualan pertalite menggunakan jeriken, termasuk untuk para nekayan yang menggunakan jeriken isi 5 liter.

“Mereka bisa memberikan Pertalite jika nelayan membawa boatnya ke SPBU.

Ini kan tidak mungkin, kita hanya butuh 5 liter, harus membawa boat ke SPBU.

Maka kami mohon kepada Pak Riefky bisa memperjuangkan persoalan ini,” harapnya. (c50)

Baca juga: Stok BBM dan Elpiji Dipastikan Aman, Konsumsi BBM Lebaran Diprediksi Naik 11 Persen

Baca juga: Polresta Amankan Truk Tangki Modifikasi Memuat BBM Bersubsidi, Kapasitasnya Mengejutkan

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved