Berita Kutaraja
Wanita Muda Aceh Ditemukan Telantar di Penang Malaysia, Diduga Korban Human Trafficking
Seorang wanita muda asal Aceh, Sri (21), ditemukan telantar di areal kuburan Cina di Pulau Penang, Malaysia.
Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Saifullah
“Benar, sudah kita turunkan tim perwakilan ke rumah orang tuanya,” beber Tgk Ibrahim.
“Dia sudah ada di Malaysia sejak November 2021 lalu,” kata Ibrahim yang menjelaskan bahwa pada saat itu Pemerintah Malaysia belum membuka perjalanan ke negaranya.
Oleh karena itu, dugaan kuat korban dibawa melalui jalur ilegal ke Malaysia.
Saat ini, korban telah berada di pihak SUBA dan direncanakan akan dibawa ke Kedutaan Besar Indonesia di Kuala Lumpur pada Rabu (20/4/2022) besok, untuk mengurus sejumlah dokumen, termasuk Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP).
Baca juga: Human Trafficking Itu Kejahatan Yang Rapi
“Besok mau urus SPLP-nya di Kedutaan Indonesia di Kuala Lumpur,” terangnya.
Ditanya kapan korban akan dipulangkan, Tgk Ibrahim menerangkan jika segala dokumen telah selesai di urus di kantor Kedutaan Indonesia di Kuala Lumpur.
“Kalau paspor-nya cepat siap, direncanakan pada 23 April,” terangnya yang belum bisa memastikan kapan korban dapat dipulangkan.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/wanita-aceh-diduga-menjadi-korban-perdagangan-manusia-atau-human-trafficking-ke-malaysia.jpg)