Jumat, 24 April 2026

Internasional

Menteri Luar Negeri AS Minta Israel dan Palestina Hentikan Kekerasan

Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken mendesak para pemimpin Israel dan Palestina untuk mengakhiri kekerasan.

Editor: M Nur Pakar
AFP
Menteri Luar Negeri AS Anthony Blinken 

SERAMBINEWS.COM, WASHINGTON - Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken mendesak para pemimpin Israel dan Palestina untuk mengakhiri kekerasan.

Ketegangan antara kedua pihak telah terlihat dalam beberapa hari terakhir ini.

Dalam panggilan terpisah dengan Presiden Palestina Mahmoud Abbas dan Menteri Luar Negeri Israel Yair Lapid, Blinken menekankan pentingnya Israel dan Palestina mengakhiri siklus kekerasan di Israel, Tepi Barat, dan Jalur Gaza.

Khususya, harus menahan diri dari tindakan yang meningkatkan ketegangan, kata Departemen Luar Negeri AS, seperti dlansir AP, Rabu (20/4/2022).

Lapid mengatakan akan memperbarui diplomat tinggi AS tentang upaya Israel memastikan kebebasan beribadah di Jerusalem.

Hal itu terkait bentrokan dengan polisi anti huru hara Israel pada Jumat (15/4/2022) di dalam kompleks masjid Al Aqsa di mana setidaknya 152 warga Palestina terluka.

Lapid menyalahkan ratusan ekstremis Islam karena membuat kerusuhan dan menyebarkan disinformasi yang mengobarkan ketegangan.

Baca juga: Israel dan Hamas Saling Serang, Iran Kritik Normalisasi Negara Arab dengan Israel

“Saya memberi tahu Blinken, Israel tidak akan mentolerir seruan untuk mendukung kekerasan, dan saya menekankan perlunya dukungan internasional untuk mengembalikan ketenangan ke Jerusalem,” katanya.

Abbas mengatakan kepada Blinken serangan brutal oleh pasukan dan pemukim Israel di kompleks masjid dan serangan Israel ke kota-kota dan desa-desa Palestina akan menyebabkan konsekuensi yang mengerikan dan tak tertahankan.

Pasukan keamanan Israel telah dalam siaga tinggi setelah serangkaian serangan jalanan Arab yang mematikan di seluruh negeri selama dua minggu terakhir.

Konfrontasi di kompleks Al-Aqsa di Kota Tua Jerusalem yang bertembok menimbulkan risiko memicu kembali kebakaran yang lebih luas seperti perang Jalur Gaza tahun lalu.

Pada Senin (18/4/2022), Blinken berbicara dengan Menteri Luar Negeri Jordania Ayman Safadi melalui telepon.

Keduanya, membahas pentingnya Israel dan Palestina bekerja untuk mengakhiri kekerasan dan menahan diri dari tindakan eskalasi, kata juru bicara Departemen Luar Negeri Ned Price.

Baca juga: Roket Diduga dari Hamas Jatuh ke Laut Dekat Tel Aviv, Israel Balas Dengan Serangan Udara ke Gaza

"Blinken menekankan pentingnya menegakkan status quo bersejarah di Haram Al-Sharif/Temple Mount, dan penghargaan atas peran khusus Kerajaan Yordania sebagai penjaga tempat-tempat suci Muslim di Jerusalem," kata Price.

Raja Jordania Abdullah mengatakan tindakan sepihak Israel terhadap jamaah Muslim di masjid Al Aqsa merusak prospek perdamaian di kawasan itu, kata media pemerintah.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved