Jumat, 24 April 2026

Internasional

Gara-Gara Dilempari Batu, Polisi Israel Serbu Situs Suci Umat Yahudi dan Muslim di Jerusalem

Polisi Israel dengan perlengkapan anti huru hara menyerbu sebuah situs suci di Jerusalem yang sensitif bagi kaum Yahudi dan Muslim pada Jumat

Editor: M Nur Pakar
AP
Pemuda Palestina melemparkan batu ke arah polisi Israel di gerbang yang mengarah ke kompleks Masjid Al-Aqsa di Jerusalem, Jumat (22/4/2022). 

SERAMBINEWS.COM, JERUSALEM - Polisi Israel dengan perlengkapan anti huru hara menyerbu sebuah situs suci di Jerusalem yang sensitif bagi kaum Yahudi dan Muslim pada Jumat (22/4/2022).

Penyerbuan dilakukan setelah para pemuda Palestina melemparkan batu ke sebuah gerbang tempat mereka ditempatkan.

Kekerasan baru di situs, yang suci bagi orang Yahudi dan Muslim terjadi meskipun Israel menghentikan sementara kunjungan kaum Yahudi, yang dilihat oleh Palestina sebagai provokasi.

Petugas medis mengatakan lebih dari dua lusin warga Palestina terluka sebelum bentrokan mereda beberapa jam kemudian.

Warga Palestina dan polisi Israel secara teratur bentrok di lokasi tersebut selama seminggu terakhir pada saat ketegangan meningkat.

Menyusul serangkaian serangan mematikan di Israel dan Tepi Barat yang diduduki.

Baca juga: Israel dan Hamas Saling Gempur, Timur Tengah Kembali Mencekam

Tiga roket telah ditembakkan ke Israel dari Jalur Gaza, yang dikendalikan oleh kelompok militan Islam Hamas.

Serangkaian peristiwa telah menimbulkan kekhawatiran akan terulangnya tahun lalu, ketika protes dan kekerasan di Jerusalem akhirnya memuncak.

Langsung membantu memicu perang 11 hari antara Israel dan Hamas, dan kekerasan komunal di kota-kota campuran Israel.

Pemuda Palestina melemparkan batu ke arah polisi di sebuah gerbang yang mengarah ke kompleks, menurut dua saksi Palestina.

Polisi, dengan perlengkapan anti huru hara lengkap, kemudian memasuki kompleks, menembakkan peluru karet dan granat kejut.

Polisi Israel mengatakan orang-orang Palestina, beberapa membawa bendera Hamas, menimbun batu dan mendirikan benteng kasar sebelum fajar.

Baca juga: Menteri Luar Negeri AS Minta Israel dan Palestina Hentikan Kekerasan

Polisi mengatakan setelah lemparan batu dimulai, mereka menunggu sampai setelah shalat subuh sebelum memasuki kompleks.

Beberapa orang Palestina yang lebih tua mendesak para pemuda untuk berhenti melempar batu tetapi diabaikan, karena lusinan pemuda bertopeng melemparkan batu dan kembang api ke polisi.

Sebuah pohon terbakar di dekat gerbang tempat bentrokan dimulai.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved