Selebriti
Maissy Deza Utami Polwan Aceh Jadi Pasukan PBB di Afrika
Maissy yang berdinas di Satuan Kimia Biologi Radioaktif (KBR) Pasukan Gegana Korbrimob Polri, itu sekarang menjadi salah seorang anggota pasukan
Namanya Maissy Deza Utami.
Dia adalah polisi wanita (Polwan) asal Aceh yang kini berpangkat Brigadir Polisi Satu (Briptu).
Menariknya, Maissy yang berdinas di Satuan Kimia Biologi Radioaktif (KBR) Pasukan Gegana Korbrimob Polri, itu sekarang menjadi salah seorang anggota pasukan penjaga perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Afrika Tengah.
Briptu Maissy pernah mengenyam pendidikan di SMA Negeri 4 Takengon, Aceh Tengah, dan pada tahun 2015 ia dinobatkan sebagai Duta Wisata Aceh Tengah.
Menjadi polisi adalah cita-cita Maissy sejak kecil.
Orang tuanya pun mendukung penuh cita-cita itu dan sekarang Maissy merasa bangga karena bisa menjadi bagian dari peacekeeper (penjaga keamanan) Polri.
"Menjadi peacekeeper Polri adalah salah satu pencapaian terbesar saya selama menjalankan dinas di Kepolisian Republik Indonesia," tulis gadis asal Kampung Bukit Pepanyi, Kecamatan Wih Pesam, Bener Meriah, ini kepada Serambi, via pesan WhatsApp (WA), Jumat (22/4/2022) malam.
Ada 140 personel dari seluruh Polda di Indonesia yang dipercaya bertugas selama setahun sebagai pasukan penjaga perdamaian PBB di Afrika.
Dari jumlah itu, 18 orang di antaranya adalah polwan, termasuk Briptu Maissy Deza Utami.
Saat ini, Maissy dan rekan-rekannya sudah delapan bulan bertugas di Afrika Tengah sejak September 2021 lalu.
Tugas itu akan mereka jalani hingga Oktober mendatang.
Baca juga: Thariq Halilintar Bikin Es Kopi Ayank, Terinspirasi Fuji Utami Sang Kekasih
Baca juga: Hubungan Rey Utami dan Pablo Disangka Setingan, Rey Utami Komentar Begini
Briptu Maissy yang sekarang menjabat sebagai Ba Unit 2 Subden 1 den B Satuan KBR Pasukan Gegana, mengungkapkan, suatu hal yang luar biasa dapat menjadi bagian dari pasukan penjaga perdamaian PBB.
Ia ia mengaku banyak mendapat pelajaran serta pengalaman dalam menjalankan tugas tersebut.
"Banyak pelajaran dan pengalaman baru yang saya dapat dengan menjadi seorang peacekeepers.
Salah satunya, bisa mempelajari tentang negara Afrika Tengah, khususnya Kota Bangui.