Berita Aceh Tengah
LPG 3 Kg Sulit Didapat, Pemkab Aceh Tengah Diminta Cabut Izin Pangkalan ‘Nakal’
Untuk Kabupaten Aceh Tengah, Bupati Shabela Abubakar sudah menerbitkan surat keputusan terkait HET LPG 3 kg lengkap mekanisme pengawasannya.
Penulis: Romadani | Editor: Taufik Hidayat
Menurut Marwandi Munthe, ada dua kemungkinan penyebab gas LPG 3 kg susah didapat. Alasan pertama yakni, pada bulan Ramadhan banyak tumbuh pelaku usaha dimana-mana dan banyak memanfaatkan LPG 3 kg.
Selanjutnya adalah berpindah pengguna dari gas LPG nonsubsidi seperti 5,5 kg dan 12 kg menjadi 3 kg akibat kenaikan harga gas nonsubsidi. "Seperti banyaknya palaku usaha penjual takjil jadi mereka memanfaatkan ini, ditambah adanya kenaikan harga nonsubsi sehingga banyak pengguna pindah ke LPG 3 kg," katanya.
Terkait pangkalan yang menjual tidak sesuai HET, Dinas Perdagangan menghimbau kepada masyarakat agar membuat laporan ke pihak kepolisian atau pihak pemerintah agar ditindak tegas sesuai aturan yang berlaku. "Ada harga Rp 35.000 tapi dibeli dari pengecer, kalau ada pangkalan yang tidak sesuai HET, itu salah mereka, silahkan dilapor, kalau kami yang tanya mereka tidak mengaku," kata Marwandi.(*)
Baca juga: Emak-emak di Takengon Menjerit, Sudah Beberapa Pekan Gas LPG 3 Kg Susah Didapat
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/salah-satu-pangkalan-lpg-di-aceh-tengah-foto-direkam-rabu-232022.jpg)