Senin, 11 Mei 2026

Info Singkil

Peduli Daerah, Putra Terbaik Aceh Singkil Patungan Dirikan Pabrik Kelapa Sawit Mini

"Lebih 50 orang putra daerah terbaik yang ada di Singkil dan diperantauan seperti, Banda Aceh, Medan, Jakarta, Surabaya, Kalimantan, dan Cyprus Yunani

Tayang:
Penulis: Dede Rosadi | Editor: Nurul Hayati
For Serambinews.com
Sosialisasi pembangunan pabrik sawit mini hasil patungan putra terbaik Aceh Singkil, yang peduli daerahnya di aula Bappeda setempat. Sosialisasi dihadiri Bupati Aceh Singkil, Dulmusrid. 

"Lebih 50 orang putra daerah terbaik yang ada di Singkil dan di perantauan seperti, Banda Aceh, Medan, Jakarta, Surabaya, Kalimantan, dan Cyprus Yunani,  rencanakan mendirikan PKS (pabrik kelapa sawit) di Aceh Singkil," kata H Syuhaimi CEO PT Riztia Karya Mandiri, Jumat (29/4/2022).

SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Kelapa sawit merupakan komoditas utama Kabupaten Aceh Singkil.

Tak mengherankan, jika 70 persen penduduk di Kabupaten itu mata pencahariannya bergantung dari sawit. 

Sayangnya walau sawit seluas mata memandang, Aceh Singkil masih berstatus kabupaten dengan persentase angka kemiskinan tertinggi di Provinsi Aceh.

Kondisi itu, mengundang keprihatinan putra-putra terbaik Aceh Singkil, baik yang berada di perantauan maupun di daerah.

Sehingga bersepakat patungan membangun pabrik kelapa sawit mini dengan mendirikan perusahaan PT Riztia Karya Mandiri.

"Lebih 50 orang putra daerah terbaik yang ada di Singkil dan di perantauan seperti, Banda Aceh, Medan, Jakarta, Surabaya, Kalimantan, dan Cyprus Yunani,  rencanakan mendirikan PKS (pabrik kelapa sawit) di Aceh Singkil," kata H Syuhaimi CEO PT Riztia Karya Mandiri, Jumat (29/4/2022).

Syuhaimi mengatakan, pihaknya inisiasi dan pelopori pembangunan PKS mini sebagai bentuk keprihatinan melihat kondisi daerahnya yang masih miskin.

Baca juga: GAPKI: Pelarangan Ekspor CPO Berkepanjangan Akan Berdampak Negatif dan Merugikan Petani Sawit

Dengan berdirinya pabrik sawit milik putra daerah diyakini, dapat meningkatkan kesejahteran masyarakat.

"Kami inisiasi dan pelopori sebagai bentuk keprihatinan melihat kondisi daerah Aceh Singkil saat ini masih menjadi termiskin/terbelakang se-Provinsi Aceh. Predikat tersebut sudah lebih dua periode lamanya, sehingga hati nurani kami yang ada di perantauan terpanggil untuk melakukan sesuatu yakni, memberdayakan dan meningkatkan perekonomian secara luas agar masyarakat dapat terbantu dan sejahtera," ujarnya.

PKS mini hasil patungan putra Aceh Singkil, masih dalam tahap pembangunan.

Materialnya ada yang dikerjakan di Medan ada juga yang dikerjakan di lokasi pabrik di kawasan Kuta Tinggi, Aceh Singkil.

Ditargetkan, pada awal tahun 2023 sudah beroperasi.

"Mohon doa dan dukungan pabrik kelapa sawit yang diinisiasi dan dipelopori putra daerah dapat berjalan lancar," kata Syuhaimi.

Pada bagian lain Syuhaimi mengatakan, jumlah pabrik kelapa sawit di Aceh sekitar 60.

Baca juga: Bupati Ingatkan Perusahaan Kelapa Sawit Terkait Harga TBS Anjlok

Dari jumlah itu, yang dimiliki putra daerah tidak sampai 10 persen.

Sehingga, perlu ada terobosan untuk mengejar ketertinggalan tersebut.

Sementara itu, rencana pembangunan pabrik kelapa sawit mini hasil patungan putra Aceh Singkil, telah disosialisasikan di kantor Bappeda Aceh Singkil.

Sosialisasi dihadiri Bupati Aceh Singkil, Dulmusrid, yang mendukung pembangunan pabrik kelapa sawit mini tersebut.(*)

Baca juga: Siang Ini, Apkasindo dan Puluhan Petani Kelapa Sawit Kota Subulussalam Berdemo ke Pabrik

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved