Berita Pidie

Kawanan Gajah Liar Terobos Kebun Warga, Anggota DPRK Pidie: Petani Gagal Panen

Puluhan gajah liar kembali meneror kawasan perkebunan milik petani di Kecamatan Tangse, Pidie

Editor: bakri
FOTO KIRIMAN WARGA
Kawanan gajah liar berkeliaran di Gle Barat, Gampong Riweuk, Kecamatan Sakti, Pidie, 

SIGLI - Puluhan gajah liar kembali meneror kawasan perkebunan milik petani di Kecamatan Tangse, Pidie.

Malahan, selama sepekan terakhir, satwa dilindungi itu menguasai kebun warga di Gampong Lhok Keutapang.

Kawanan gajah itu menerobos ke kebun warga melalui kawasan yang tidak dipasang power fencing atau kawat kejut.

Untuk diketahui, setelah dipasang power cencing, puluhan gajah liar sempat tidak mengganggu petani.

Tapi, satwa langka itu justru sekarang ini berhasil menerobos masuk ke kebun warga melalui jalur yang tidak dipasang power fencing.

Anggota DPRK Pidie, Muhammad kepada Serambi, Rabu (28/4/2022), mengatakan, gerombolan gajah berjumlah puluhan ekor itu menerobos kawasan pertanian dan perkebunan melalui jalur yang tidak dipasang power fencing pada kebun sawit di Gampong Lhok Keutapang.

Kawanan gajah melintasi Krueng Seukek hingga lahan pertanian dan perkebunan.

Menurutnya, saat ini tanaman padi milik warga mulai dipanen di Gampong Lhok Keutapang.

Baca juga: Kawanan Gajah Liar Kembali Teror Petani Tangse, Masuk Melalui Jalur tanpa Kawat Kejut

Baca juga: Hakim Pengadilan Tinggi Tambah Hukuman untuk 11 Pelaku Perburuan Gading Gajah di Aceh Jaya

Selain itu, tanaman kakao, durian dan cokelat juga menjadi sasaran amukan kawanan gajah liar itu.

Sebab, sampai saat ini kawanan gajah masih berkeliaran di dekat perkebunan dan pertanian.

Muhammad menilai, pemasangan power fencing sangat bermanfaat bagi petani dalam menghentikan kawanan gajah liar itu masuk ke kebun maupun areal persawahan mereka.

Sebab, sejak dipasang power fencing, kawanan gajah liar tak bisa lagi menerobos kebun maupun areal persawahan.

Tapi, pemasangan power fencing belum merata dipasang sehingga kawanan gajah masuk melalui jalur yang tidak adanya pemasangan power fencing.

Untuk itu, kata politikus Partai Aceh itu, pemerintah harus memasang power fencing di semua lokasi jalur dilintasi kawanan gajah.

Jika tidak dipasang semua pada jalur dilintasi gajah, maka kawanan gajah masih bisa masuk untuk mengganggu tanaman milik petani.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved