Ramadhan 2022

Khutbah Jumat Penghujung Ramadhan di Masjid HKL: Allah Senang Pada Hamba yang Bermunajat

Khatib khutbah adalah Ust Hajarul Akbar, SHi, MAg dan imam shalat adalah Tgk M Ikhsan AB, SE.

Editor: Syamsul Azman
SERAMBI/SYAMSUL AZMAN
Khatib khutbah adalah Ust Hajarul Akbar, SHi, MAg dan imam shalat adalah Tgk M Ikhsan AB, SE. 

SERAMBINEWS.COMRamadhan 1443 H telah memasuki penghujung, harap-harapnya bulan yang mulia ini tidak meninggalkan umat Muslim, namun hal demikian mustahil, sebab waktu terus bergulir, hari berganti hari, setiap sesuatu memiliki masanya.

Ramadhan 1443 H akan segera berganti menjadi 1 Syawal 1443 H, yakni kemenangan bagi segenap umat Islam yang berpuasa dan menjalankan yang diperintahkan Allah SWT.

Pembahasan mengenai puasa telah sampai pada penghujung waktu, disampaikan oleh khatib Khutbah Jumat di Masjid Haji Keuchik Leumiek (HKL) Banda Aceh (29/4/2022).

Khatib khutbah adalah Ust Hajarul Akbar, SHi, MAg dan imam shalat adalah Tgk M Ikhsan AB, SE.

Baca juga: Kilas Balik Masjid Haji Keuchik Leumiek Banda Aceh, Impian Sang Saudagar Sekaligus Tokoh Pers Aceh

Dari atas mimbar yang berwarna keemasan, khatib mengingatkan bahwa Ramadhan telah tiba pada penghujung sebelum meninggalkan manusia.

Karena Ramadhan akan segera “pergi” menuju perjalanan jauhnya lagi, khatib mengingatkan agar sebelum Ramadhan usai, untuk mempergunakan waktu sebaik-baiknya.

“Ramadhan hampir selesai, tidak terasa bahkan meskipun kita berusaha meminta agar bulan mulia ini tidak berlalu, namun hal tersebut tidak mungkin, karena sesuatu ada masanya,” kata khatib.

Baca juga: Puasa Menguji Keimanan, Menahan Diri Dari Yang Halal, Khutbah di Masjid Haji Keuchik Leumiek

Rugi Membiarkan Puasa Berlalu tanpa Amal Shalih

Sungguh, merugi orang-orang yang membiarkan bulan Ramadhan berlalu begitu saja tanpa mempergunakannya untuk beribadah, beramal shaleh kepada Allah SWT.

Bahkan celaka bagi orang yang telah memasuki bulan Ramadhan dan membiarkan begitu saja bulan Ramadhan, tidak mengerjakan ibadah seperti yang diperintahkan Allah, dosanya tidak akan diampuni, meskipun Ramadhan adalah bulan pengampunan.

“Celaka sekali, kata Rasul,ketika memasuki bulan Ramadhan namun seorang hamba membiarkan begitu saja tanpa beribadah, tidak mengerjakan yang diperintahkan Allah, maka diakhir bulan Ramadhan dosanya tidak akan diampuni, serta orang tersebut akan celaka,” ucap khatib.

Khatib mengulas, apakah mungkin terjadi ketika bulan penuh pengampunan, dosa manusia akan diampuni apabila manusia tersebut tidak bertaubat dan tidak mengerjakan apa yang diperintahkan Allah?

Allah menyenangi orang-orang yang berdoa, meminta pertolongan kepada Allah SWT. Namun, Allah SWT murka pada orang-orang sombong, bahkan dikatakan tidak akan masuk surga bagi orang yang memiliki kesombongan dalam hatinya.

“Bulan Ramadhan adalah bulan penuh dengan keberkahan, bulan pengampunan, namun apakah mungkin apabila manusia tidak pernah meminta, tidak pernah bermunajat kepada Allah, akan mendapatkan pengampunan?” tanya khatib.

Allah SWT pula menegaskan, bahwa mintalah kepada Allah SWT, maka akan dikabulkan semua doa-doa.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved