Breaking News:

Takut-takuti Barat, Begini Cara Uni Soviet Bohongi Amerika dengan Rudal Nuklir Palsu

Uni Soviet dan Amerika bersaing dalam segala hal. Termasuk senjata nuklir yang mana Uni Soviet saat itu unggul dalam segi jumlah.

Editor: Amirullah
YouTube
Rudal Iskander 9K720 ISKANDER-M Rusia 

Penulis: Seto Ajinugroho

SERAMBINEWS.COM - Tahun 1960an menjadi awal Uni Soviet melancarkan perang dingin melawan Amerika Serikat.

Uni Soviet dan Amerika bersaing dalam segala hal.

Termasuk senjata nuklir yang mana Uni Soviet saat itu unggul dalam segi jumlah.

Tapi soal teknologi lain soal dimana AS yang unggul.

Untuk menakut-nakuti AS, Uni Soviet lantas merancang sebuah operasi penipuan.

Pada saat parade militer di lapangan merah tahun 1965, Soviet menghadirkan sebuah mock up rudal balistik raksasa.

Media setempat lantas mengembar gemborkan rudal ini baru dan yang paling mematikan.

"Ukuran senjata nuklir itu sudah cukup untuk menimbulkan rasa takut bahkan pada orang Soviet," lapor 24h.com.vn.

"Oleh karena itu, dapat dipastikan bahwa perasaan yang muncul dari orang asing yang menghadiri pawai mirip dengan orang-orang Soviet, pasti ketakutan," tambahnya.

Media lokal juga mengompori kemampuan rudal ini sangat mengerikan.

"Parade militer yang ditingkatkan mungkin berakhir dengan rudal pertahanan raksasa. Performanya sepenuhnya otomatis. Tidak ada batasan apapun, semua dapat dihancurkan rudal ini," katanya laporan itu.

Vladimir Semichastny, presiden KGB saat itu sengaja melakukan penipuan ini untuk menakut-nakuti AS.

"Roket menimbulkan kekhawatiran besar di tahun 1960-an," katanya.

"Setiap penyebutan seseorang termasuk pandangan mutlaknya, membuat semua orang terpaku padanya, dan menahan napas," tulis Vladimir Semichastny.

AS benar-benar siaga mendapati hal ini dan Vladimir cuma ketawa ngakak saja karena lawannya berhasil dibohongi.

"Model yang ditarik oleh traktor bukanlah roket, mereka hanyalah replika yang tidak bergerak," kata Vladimir Semichastny. (*)

 

Artikel ini telah tayang di Sosok.id dengan judul Cara Uni Soviet Bohongi Amerika dengan Rudal Nuklir Palsu

Baca juga: Pasrah Dijodohkan dengan Pria 42 Tahun, Gadis 18 Tahun Ini Syok Usai Tahu Sosok Suami

Baca juga: Gegara Mertua, Mempelai Pria Tinggalkan Pernikahan, Calon Istri yang Hamil Duluan Cuma Bisa Nangis

Baca juga: Pola Makan yang Bisa Mencegah Tubuh Drop Saat Lebaran, Salah Satunya Puasa Syawal

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved