Kamis, 16 April 2026

Berita Aceh Singkil

Sempat Turun, Harga Sawit di Aceh Singkil Kembali Naik

Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Kabupaten Aceh Singkil, kembali naik menjadi Rp 1.700 sampai Rp 1.800 per kilo di tingkat petani

Penulis: Dede Rosadi | Editor: Muhammad Hadi
SERAMBINEWS.COM/DEDE ROSADI
Pengepul menyusun tandan buah segar kelapa sawit di kawasan Gosong Telaga Barat, Singkil Utara, Aceh Singkil, Senin (9/5/2022). 

Laporan Dede Rosadi I Aceh Singkil

SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Kabupaten Aceh Singkil, kembali naik menjadi Rp 1.700 sampai Rp 1.800 per kilo di tingkat petani. 

Setelah sempat jatuh Rp 1.500 per kilo di tingkat petani beberapa hari pasca lebaran Idul Fitri 1443 Hijriah. 

"Harga TBS kelapa sawit Rp 1.700 sampai Rp 1.800 per kilo," kata Rahmat Hidayat pengepul kelapa sawit di UD Ram Alwi Hutabarat di kawasan Gosong Telaga Barat, Singkil Utara, Senin (9/5/2022). 

Terjadi selisih harga di tingkat petani berdasarkan kualitas buah. Jika kualitas buah bagus maka pengepul membelinya Rp 1.800 per kilo. 

Sedangkan sawit yang kualitasnya biasa pengepul membeli ke petani seharga Rp 1.700.

Baca juga: Harga Sawit Anjlok Hingga Rp 1.500/Kg, Petani Enggan Panen dan Tunggu Harga Naik

"Kalau sawitnya benar-benar masak itu yang dibeli Rp 1.800," ujarnya. 

Sementara itu harga sawit di pabrik yang ada di Aceh Singkil, di atas Rp 2.000 per kilo.

Selisih harga di tingkat petani merupakan biaya angkut serta keuntungan pengepul. 

Komoditas sawit merupakan andalan Kabupaten Aceh Singkil.

Tak mengherankan jika 70 persen penduduk di Kabupaten itu, bergantung dari kelapa sawit. 

Baca juga: Tips Menabung untuk Menikah, Hindari Duduk di Kafe hingga Bikin Usaha Sampingan

Petani sawit di Aceh Singkil, juga didukung kehadiran sekitar delapan pabrik milik perusahaan.

Petani pun tidak perlu repot membawa sawit ke pengepul. 

Sebab pengepul sudah menyediakan fasilitas kendaraan penjemput. 

Petani berharap harga sawit kembali naik kekisaran Rp 3.000 per kilo. Agar perekonomian masyarakat Aceh Singkil, kembali bergairah.

Hal itu terbukti, ketika harga sawit dikisaran Rp 3.000 merosotnya ekonomi dampak pandemi Covid-19, tak terlalu dirasakan masyarakat.(*)

Baca juga: Cekcok Bahas Pacar, Remaja Aceh Besar Tikam Perut Rekannya, Pelaku Kabur Ke Aceh Utara Ditangkap

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved