Berita Banda Aceh
Tanggapi Polemik PMI Banda Aceh Kirim Darah ke Tanggerang,Ini Kata Jubir Pemerintah Aceh
"Untuk menghindari polemik dan fitnah, penting dilakukan pengusutan oleh pihak aparat penegak hukum (APH) ,demi terpenuhi keadilan bagi kemanusiaan...
Penulis: Masrizal Bin Zairi | Editor: Nurul Hayati
Sedangkan Ketua PMI Banda Aceh, Dedi Sumantri saat dikonfirmasi tak membantah perihal adanya pengiriman darah ke Tangerang.
Namun dia menegaskan, bahwa pengiriman itu dilakukan di saat stok darah di PMI Banda Aceh sedang berlebih.
Dedi menyebut, pengiriman darah oleh Unit Kerja PMI Banda Aceh ke Tangerang dilakukan pada Bulan Januari dan Februari 2022, ketika stok darah sedang banyak.
Pengiriman itu juga merupakan hal yang lumrah.
"Ini sering dilakukan sesama UDD PMI. Dulu kita juga sering dibantu oleh luar, tapi kondisi saat ini ada yang ingin memanfaatkan isu ini, karena saya kan masih baru jadi Ketua PMI," ungkap Dedi yang dihubungi Serambinews.com tadi malam.
Dia menjelaskan bahwa pengiriman darah itu sudah dibahas dengan Sekretaris Daerah Aceh, Taqwallah dan sudah clear.
"Karena ada permintaan dan kita ada stok berlebih, makanya kita kirim," sebut Dedi.
Terkait tidak dilibatkan pengurus PMI Banda Aceh lainnya dalam hal pengiriman darah, hal itu tegas dibantah Dedi.
"Kami membantah kalau dikatakan tidak dilibatkan pengurus PMI dalam proses pengiriman darah ini. Karena, bagaimanapun Kepala UDD itu ada sendiri dan memiliki SOP-nya sendiri," jelasnya.
"Bagaimana permintaan itu bisa dilakukan dan dikirim ke Tangerang kalau tidak ada persetujuan dari Kepala UDD? Logikanya begitu," pungkas Dedi. (*)
Baca juga: Stok Darah di PMI Banda Aceh Kosong, Pengurus Ungkap Ada Pengiriman ke Tangerang