Berita Bireuen

Delapan Puskeswan di Bireuen Menjadi Posko Penanganan PMK

seluruh Puskeswan (klinik hewan) di kecamatan untuk berfungsi dan berperan sebagai posko penanggulangan PMK di wilayah kerjanya masing-masing

Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Muhammad Hadi
FOR SERAMBINEWS.COM
Posko penanganan pencegahan PMK di masing-masing Puskeswan dan juga Kantor Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Bireuen 

Laporan Yusmandin Idris I Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Dalam penanganan pencegahan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) bagi ternak di Bireuen, seluruh Puskeswan (klinik hewan) di kecamatan untuk berfungsi dan berperan sebagai posko penanggulangan PMK di wilayah kerjanya masing-masing. 

Hal tersebut.disampaikan Bupati Bireuen, Dr H Muzakkar A Gani SH MSi, Jumat (13/05/2022) usai rapat koordinasi koordinasi  tentang kewaspadaan terhadap Penyakit Mulut dan Kuku  (PMK) pada ternak di Bireuen, Jumat (13/05/2022) sore di aula Bappeda Bireuen dan setelah mendengar masukan dari Kapolres Bireuen dan pihak lainnya. 

Di Bireuen terdapat delapan Puskeswan  atau klinik hewan  yaitu di Gandapura, Peusangan Siblah Krueng, Peusangan, Juli, Kota Juang, Kuala, Peudada dan satu pos Keswan di Jeunieb untuk pernak kawasan Jeunieb, Peulimbang, Simpang Mamplam dan Samalanga.  

Baca juga: Ternak Terindikasi PMK di Bireuen Bertambah, Sebagian Sudah Sembuh

Seluruh petugas pelayanan di Puskeswan segera turun ke desa-desa menjumpai peternak selain sosialisasi juga melihat kondisi ternak, bila ternak dalam kondisi sakit segera tangani.

“Tolong bantu peternak agar ternak mereka sehat dan memberikan nilai tambah bagi ekonomi masyarakat dan peternak tidak panik,” ujarnya.  

Bupati Bireuen mengharapkan langkah pencegahan penularan PMK bagi ternak di Bireuen dilakukan sebaik mungkin mulai dari penutupan pasar hewan, melarang ternak keluar masuk Bireuen dan tidak membiarkan ternak bebas.

Penyebaran virus sangat cepat, bahkan selain interaksi sesama ternak, manusia juga bisa membawa virus tersebut kepada ternak lainnya. 

Baca juga: Nagan Raya Perketat Perbatasan Kabupaten Cegah PMK Hewan Ternak, Buka Posko Pengaduan

Bagi peternak dapat melakukan  langkah sedini mungkin dengan melakukan konsultasi dengan petugas kesehatan hewan apabila ternak mengalami gejala sakit.  

Selain Puskeswan menjadi Posko penanganan PMK, juga akan dibentuk pos penyekatan lainnya di perbatasan agar ternak tidak keluar masuk ke Bireuen.  

Disebutkan, berdasarkan keterangan dari Kadisnak dan Keswan Bireuen, ternak yang sakit dapat diobati dan memberi vitamin.

Dalam sosialisasi pencegahan PMK, petugas lapangan harus lebih bijaksana sehingga peternak tenang
dan tidak risau atau tidak panik.

“Jangan sampai saat sosialisasi pencegahan PMK, peternak bertambah panik, sampaikan secara baik-baik,
ternak perlu diobati, kemudian ternak yang belum sakit segera dipisahkan agar tidak sakit,” ujar Bupati Bireuen. (*)

Baca juga: DKPP Lhokseumawe Perjelas Kembali, Daging Ayam KFC Aman, Bakteri Hanya Terkandung Pada Air Cucian

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved