Wanita PSK Dipukul Pakai Ulekan Cobek saat Berhubungan dengan Pelanggan, Korban Kabur Tanpa Busana
Seorang wanita pekerja seks komersial (PSK) menjadi korban penganiayaan saat sedang asyik melayani pelanggannya.
Penulis: Faisal Zamzami | Editor: Faisal Zamzami
SERAMBINEWS.COM - Nasib malang menimpa seorang wanita pekerja seks komersial (PSK).
Kali ini bukan kenikmatan dan kepuasan yang didapat, tapi korban malah dipukuli oleh pelanggannya.
Kekerasan itu terjadi saat korban sedang berhubungan badan dengan pria hidung belang.
Seorang wanita pekerja seks komersial (PSK) menjadi korban penganiayaan saat sedang asyik melayani pelanggannya.
Dia dipukuli menggunalan ulekan cobek batu oleh tamunya.
Penganiayaan itu terjadi saat keduanya tengah melakukan hubungan layaknya suami istri.
Korban yang bertubi-tubi dipukuli akhirnya bisa kabur meski tanpa busana.
Korban berinisial S (39), warga Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.
Korban biasa menjajakan diri di wilayah Poncol, Jalan Imam Bonjol, Kota Semarang.
Sementara pelakunya adalah Boy Anantyasari (21).
Beruntung korban berhasil menyelamatkan diri saat dianiaya oleh pelaku.
Korban berhasil kabur dengan kondisi tanpa busana.
Baca juga: Lagi Berhubungan, PSK Paruh Baya Ini Dipukul Pelanggannya Pakai Cobek Batu Berkali-kali
Baca juga: Curhat PSK Sedang Hamil 7 Bulan Tetap Layani Pelanggan: Kalau Ga Kerja, Anak Saya Makan Apa?
Dikutip Serambinews.com dari TribunPantura, Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Irwan Anwar menuturkan kejadian perampokan terhadap wanita paruh baya tersebut terjadi pada Rabu (11/5/2022).
Sebelum kejadian tepatnya pukul 01.45 WIB, korban dan Boy telah bersepakat harga untuk kencan kilat.
"Keduanya sepakat dengan harga Rp. 300 ribu, tidak lama keduanya menuju hotel."
"Sekira pukul 03.00 WIB, keduanya melakukan cek in di Kamar 310 dan selanjutnya melakukan transaksi dan pelaku membayar," jelas Kapolrestabes pada keterangan persnya, Kamis (12/5/2022).
Kemudian, terangnya, keduanya melakukan hubungan intim dan korban posisi menungging.
Saat itu juga pelaku mengambil munthu (cobek batu) dan langsung memukulkannya ke arah korban secara bertubi-tubi sebanyak 9 kali.
"Spontan tanpa perlawanan dengan kondisi luka, selanjutnya korban tanpa busana menyelamatkan diri kebagian resepsionis."
"Korban bertemu saksi 1 dan saksi 2, kemudian saksi 1 mengantarkan ke Rumah Sakit Pantiwilasa DR Cipto untuk berobat," jelasnya.
Lanjutnya, pelaku menyerahkan diri ke pos sekuriti sekitar dan akhirnya diamankan oleh saksi.
Boy dijemput unit Resmob Polrestabes Semarang pukul 06.00 WIB di hotel tersebut.
"Barang bukti yang diamankan ulekan batu (munthu), kondom bekas pakai, sarung bantal yang terdapat bercak darah," tuturnya.
Ia menuturkan kejadian tersebut menyebabkan korban mengalami luka dibagian kepala.
Korban harus mendapat 9 jahitan akibat dipukul menggunakan munthu. (Serambinews.com/ TribunPantura)
Baca juga: Pemakaman Jenazah Duda yang Bunuh Janda di Bandung Ditolak Warga, Dinilai Coreng Nama Baik Kampung
Baca juga: Ruhut Sitompul Santai Dipolisikan Usai Unggah Meme Anies Berbaju Papua, PDIP: Apa yang Dilanggar?
Baca juga: VIDEO Beginilah Suasana Pertemuan Pengusaha Angkutan Logistik Dunia, Turut Hadir Putra Aceh