Berita Bireuen
Pasar Ternak Geulumpang Payong, Bireuen Tutup, Pedagang Transaksi di Luar
“Pasar ditutup mencegah penyebaran PMK, kita transaksi di luar saja dan tidak ada masalah,” ujarnya kepada sejumlah pedagang lainnya.
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Nurul Hayati
“Pasar ditutup mencegah penyebaran PMK, kita transaksi di luar saja dan tidak ada masalah,” ujarnya kepada sejumlah pedagang lainnya sambil menurunkan kambing dari sepeda
motornya.
Beberapa pedagang terlihat, setelah melihat pintu pasar hewan ditutup segera parkir kendaraan agak jauh.
Ternak dibiarkan dalam kendaraan serta tidak diturunkan dan tidak terlihat petugas dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Bireuen di lingkungan pasar tersebut.
Sejumlah pedagang mengatakan, aktivitas transaksi ternak berjalan seadanya dan yang datang ke pasar ternak umumnya tauke-tauke kambing, sedangkan warga atau konsumen terbatas.
“Hari ini yang banyak orang membawa kambing atau toke kambing, orang yang membeli kurang,” ujar seorang pedagang kepada Serambinews.com.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Bireuen sejak beberapa hari lalu mengeluarkan pengumuman, pasar hewan di Bireuen ditutup sementara sampai batas waktu yang belum ditentukan.
Penutupan untuk mencegah penyebaran penyakit ternak yaitu, Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) bagi ternak di Bireuen. (*)
Baca juga: Kementan Jamin Stok Ternak Untuk Idul Adha, Kemendag Bantah Impor Daging Sebabkan PMK