Berita Aceh Besar

Ternak Sapi Terjangkit Wabah PMK di Aceh Besar Bertambah Menjadi 95 Ekor

Ternak sapi yang terjangkit virus penyakit mulut dan kuku (PMK) di enam kecamatan di Kabupaten Aceh Besar, bertambah menjadi 95 ekor.

Penulis: Asnawi Luwi | Editor: Nurul Hayati
For Serambinews.com
Kadistan Aceh Besar, Jakfar. 

Tanggal 9 Mei 2022, petugas kembali menemukan kasus yang sama di Kecamatan Montasik (3 ekor). 

Berdasar wawancara dengan pemilik ternak, kata Jakfar, pada kasus pertama membeli ternak di pasar hewan Sibreh, asal ternak dari Kecamatan Lhoong Aceh Besar.

Baca juga: Antisipasi Wabah PMK di Bireuen Kapolres Tinjau Lokasi Peternakan di Juli

Kasus kedua juga membeli ternak di pasar hewan Sibreh, sedangkan asal ternak dari    Kabupaten Bireuen.

Tindak lanjut pengawasan yang dilakukan oleh Dinas Pertanian Kabupaten Aceh Besar adalah pelaporan ke pusat melalui aplikasi Isiknas, pengawasan lalu lintas ternak khususnya di rumah potong hewan (RPH) Aceh Besar dan sosialisasi massif di pasar hewan Sibreh pada Hari Rabu depan tanggal 11 Mei 2022 dan sosialisasi langsung ke peternak melalui petugas yang berada di seluruh kecamatan-kecamatan di Aceh Besar.

"Saat ini ternak sapi yang terjangkit PMK 66 ekor. Namun, belum ada yang mati satu ekorpun," ujarnya.

Lanjutnya, untuk mencegah penyebaran virus PMK, Firdaus SP,mengimbau peternak di Aceh Besar agar tidak melepas liarkan ternaknya.(*)

Baca juga: Masyarakat Diminta Laporkan ke Polisi atau Dinas Terkait Jika Temukan PMK

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved