Breaking News:

Ketika Penggunaan Pelat Warna Putih dilarang dan Sanksi Tilang, Anggota DPRA: yang Terbitkan Polisi

Saat dikonfirmasi, Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Aceh, Kombes Pol Dicky Sondani mengatakan, bahwasanya penggunaan pelat baru warna putih masi

Penulis: Yeni Hardika | Editor: Amirullah
Serambinews.com
Kendaraan melintas mengggunakan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) atau plat nomor kendaraan berwarna putih di Makassar. TRIBUN-TIMUR.COM/MUH ABDIWAN 

SERAMBINEWS.COM - Larangan penggunaan pelat kendaraan baru dengan warna dasar putih tampaknya telah menuai perdebatan di beberapa kalangan.

Sebagaimana diketahui, perubahan warna pelat kendaraan dari semula hitam menjadi putih merupakan aturan baru yang dikeluarkan oleh Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri.

Kebijakan ini tertuang dalam Perpol Nomor 7 Tahun 2021 Tentang Registrasi dan Identifikasi Kendaraan Bermotor, menggantikan aturan sebelumnya yakni Peraturan Kepala Kepolisian Nomor 5 Tahun 2012 tentang Registrasi Kendaraan dan Identifikasi Kendaraan Bermotor.

Mengutip pemberitaan Serambinews.com pada 5 Januari 2022, wacana perubahan pelat kendaraan baru tersebut akan dimulai pada pertengahan tahun 2022.

Namun belakangan ini, di Aceh khususnya, tidak sedikit terlihat kendaraan yang sudah mulai memasang pelat warna putih.

Berdasarkan pantauan jurnalis Serambinews.com, Subur Dani di jalanan Kota Banda Aceh dan sekitarnya, penggunaan pelat warna putih itu banyak digunakan terutama oleh kendaraan roda empat.

Terkait hal itu, ia pun mencoba mengonfirmasi ke Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Aceh.

Baca juga: Banyak Mobil di Aceh Mulai Pakai Pelat Putih, Bolehkah? Ini Penjelasan Dirlantas Polda Aceh

Saat dikonfirmasi, Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Aceh, Kombes Pol Dicky Sondani mengatakan, bahwasanya penggunaan pelat baru warna putih masih berlaku.

“Itu belum diberlakukan, itu nanti, masih lama. Memang kita juga sudah ada informasi, masyarakat main pasang. Itu bukan dari polisi, itu mungkin dari pinggir-pinggir jalan itu. Cetak sendiri,” ujarnya kepada Serambinews.com, Senin (16/5/2022).

Dia lalu meminta masyarakat agar tidak menggunakan pelat berwarna putih dengan mencetak sendiri, karena sejauh ini Ditlantas Polda Aceh belum menerima bahan pelat putih dari Mabes Polri.

“Nggak boleh itu, nanti kalau dropping dari Mabes baru kita pasang. Ya kalau razia, bisa kena (tilang) itu, karena tidak standar, belum waktunya,” katanya.

Larangan terkait penggunaan pelat warna putih karena masih belum berlaku ini juga menjadi topik utama di koran Serambi Indonesia edisi Selasa 17 Mei 2022.

Kendaraan melintas mengggunakan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) atau plat nomor kendaraan berwarna putih di Makassar. TRIBUN-TIMUR.COM/MUH ABDIWAN
Kendaraan melintas mengggunakan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) atau plat nomor kendaraan berwarna putih di Makassar. TRIBUN-TIMUR.COM/MUH ABDIWAN (Serambinews.com)

Menyusul larangan tersebut, muncul sejumlah perbincangan hingga tanggapan dari beberapa kalangan.

Satu diantaranya dari Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh ( DPRA) Bardan Sahidi.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved