Breaking News:

Wawancara Khusus

‘Tidak Ada yang Namanya Jual Beli Darah’

Citra PMI sebagai sebuah lembaga kemanusiaan tercoreng, kepercayaan masyarakat dan pendonor menjadi menurun, padahal kebutuhan akan darah cukup tinggi

Editor: bakri
FOR SERAMBINEWS.COM
Dedi Sumardi Nurdin, Ketua PMI Kota Banda Aceh 

Oh tidak benar.

Itu sangat tidak benar.

Kenapa? Karena kita memprioritaskan Banda Aceh dan sekitarnya, daerah kita dulu sendiri, karena kita tahu masih banyak daerah-daerah yang masih kekurangan darah.

Pada waktu itu (Januari), kita juga sudah surati semua rumah sakit dan UDD PMI agar jika kekurangan atau kebutuhan darah, silahkan menghubungi UDD kita.

Ini menarik, karena isu ini muncul dari internal PMI juga. Bagaimana sebenarnya hubungan di internal PMI sendiri?

Sebenarnya ya tidak ada masalah apa-apa, mungkin ini hanya kekhawatiran mereka, teman-teman, atas kepemimpinan saya, yang mungkin saya orang baru di sini.

Kenapa, karena sejak dua bulan terakhir tidak ada pelayanan di PMI yang terkendala atau terhenti. Semua berjalan dengan normal.

Jadi apa sebenarnya yang mendasari mereka mengekpos hal ini ke media?

Itu sebenarnya menjadi pertanyaan kita juga. Ini mungkin menyangkut dengan etika berorganisasi saja, hal-hal yang semestinya bisa didiskusikan di internal.

Dan yang sangat kita sayangkan pernyataan Ketua Bidang UDD dan Pelayanan Kessos bahwa tidak diberi akses. Itu sangat salah.

Di sini ingin saya sampaikan, beliau ada di grup struktural UDD, juga ada di grup pelestarian donor yang tidak semua pengurus ada di situ.

Jadi sangat sayangkan, karena ini menyangkut dengan lembaga semulia ini, yang citra dan kepercayaan masyarakat sedang meningkat, tetapi orang dalam mengeluarkan statement yang sebenarnya sangat tidak perlu dikonsumsi oleh orang lain dulu.

Apa dampaknya bagi PMI sendiri?

Dampaknya sangat berat sekali, terutama petugas kita, relawan, dan juga terhadap pendonor.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved