Jumat, 24 April 2026

Internasional

Perang Ukraina Menambah Pengungsi Global Sampai 100 Juta Orang

Perang Ukraina telah mendorong jumlah orang terlantar secara paksa di seluruh dunia di atas 100 juta orang untuk pertama kalinya.

Editor: M Nur Pakar
AFP/Angelos Tzortzinis
Pengungsi Ukraina menunggu naik kereta api dalam perjalanan ke Warsawa di stasiun kereta api Przemysl, dekat perbatasan Polandia-Ukraina, Selasa (22/3/2022). 

SERAMBINEWS.COM, JENEWA - Perang Ukraina telah mendorong jumlah orang terlantar secara paksa di seluruh dunia di atas 100 juta orang untuk pertama kalinya.

"Jumlah orang yang terpaksa melarikan diri dari konflik, kekerasan, pelanggaran hak asasi manusia, dan penganiayaan melampaui angka 100 juta orang untuk pertama kalinya," kata Badan Pengungsi PP (UNHCR), Senin(23/5/2022).

Dikatakan, hal itu didorong oleh perang Ukraina dan konflik mematikan lainnya di seluruh dunia.

Angka yang mengkhawatirkan itu harus mengguncang dunia untuk mengakhiri konflik, seperti dilansir AFP.

Karena telah memaksa sejumlah besar orang meninggalkan rumah mereka sendiri.

UNHCR mengatakan jumlah orang yang dipindahkan secara paksa meningkat menjadi 90 juta orang pada akhir tahun 2021.

Baca juga: Pengungsi Rohingya di Bireuen & Lhokseumawe Sudah di Pekanbaru, Kadiv Keimigrasian Ucap Terimakasih

Itu didorong oleh kekerasan di Afghanistan, Burkina Faso, Republik Demokratik Kongo, Ethiopia, Myanmar dan Nigeria.

Rusia menginvasi Ukraina pada 24 Februari 2022 dan sejak itu lebih dari delapan juta orang telah mengungsi di dalam negeri.

Sementara lebih dari enam juta pengungsi telah melarikan diri melintasi perbatasan.

"Seratus juta adalah angka yang mencolok, serius dan mengkhawatirkan dalam ukuran yang sama," kata Komisaris Tinggi PBB untuk Pengungsi Filippo Grandi.

"Ini rekor yang seharusnya tidak pernah dibuat," tambahnya.

"Ini harus menjadi peringatan untuk menyelesaikan dan mencegah konflik yang merusak," harapnya.

"Sekaligus mengakhiri penganiayaan dan mengatasi penyebab mendasar yang memaksa orang yang tidak bersalah meninggalkan rumah mereka," ujarnya.

Baca juga: Ibu Negara Ukraina Ucapkan Terima Kasih ke Polandia, Pengungsi Negaranya Diperhatikan Dengan Baik

Angka 100 juta berjumlah lebih dari satu persen dari populasi global.

Hanya 13 negara yang memiliki populasi lebih besar dari jumlah orang yang dipindahkan secara paksa di dunia.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved