Berita Aceh Utara
Jumlah Sapi dan Kerbau yang Terindikasi PMK di Aceh Utara Capai 696 Ekor, Ini Lokasi Persebarannya
Masing-masing, sapi 522 ekor yang tersebar dalam 21 kecamatan. Sedangkan sisanya adalah kerbau, yaitu 174 ekor yang tersebar dalam empat kecamatan.
Penulis: Jafaruddin | Editor: Nurul Hayati
Masing-masing, sapi 522 ekor yang tersebar dalam 21 kecamatan. Sedangkan sisanya adalah kerbau, yaitu 174 ekor yang tersebar dalam empat kecamatan.
Laporan Jafaruddin I Aceh Utara
SERAMBINEWS.COM,LHOKSUKON – Jumlah ternak yang terindikasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di sejumlah kecamatan dalam Kabupaten Aceh Utara, meningkat dan meluas dari beberapa hari sebelumnya.
Sampai Selasa, (24/5/2022), berdasarkan temuan Petugas Kesehatan Hewan Dinas Perkebunan Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disbunnak dan Keswan) Aceh Utara, ternak yang terindikasi PMK sudah mencapai 696 kasus.
Masing-masing, sapi 522 ekor yang tersebar dalam 21 kecamatan.
Sedangkan sisanya adalah kerbau, yaitu 174 ekor yang tersebar dalam empat kecamatan.
Untuk diketahui, kasus PMK pertama kali ditemukan di Aceh Utara pada 11 Mei 2022 di Desa Langkahan, Kecamatan Langkahan oleh petugas setelah mendapat laporan dari masyarakat.
Gejalanya luka di mulut dan kaki (kuku hampir lepas), tidak bisa makan, dan kondisi sangat lemah.
“Jumlah ternak yang terindikasi PMK berdasarkan hasil rekap petugas sampai 23 Mei mencapai 696 ekor,” ujar Sekretaris Dinas Perkebunan Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disbunnak dan Keswan) Aceh Utara, Drh Muzakir kepada Serambinews.com, Selasa (24/5/2022).
Baca juga: Kasus PMK di Aceh Utara Meningkat Tajam Selama Dua Hari Terakhir
Disebutkan, jumlah tersebut bertambah lagi dibandingkan sebelumnya.
Selain itu juga, sebarannya sudah meluas ke 21 kecamatan bila dibandingkan dengan sebelumnya 19 kecamatan.
Kasus ternak terindikasi PMK terbanyak berada di Kecamatan Tanah Jambo Aye, 139 kasus dan di Kecamatan Cot Girek sudah mencapai 113 kasus.
“Di Kecamatan Cot Girek selain sapi, kerbau yang terindikasi PMK juga sudah mencapai 160 ekor,” katanya. (*)
Baca juga: 383 Ternak Sapi Terkena Virus PMK di Aceh Besar, Terbanyak dari Lhoknga