Berita Nagan Raya
Kebakaran Hutan dan Lahan Kembali Landa Nagan Raya, Petugas Boyong Mesin Air
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali melanda Kabupaten Nagan Raya. Lahan terbakar merupakan lahan gambut dan kebun kelapa sawit di Desa Pulo
Penulis: Rizwan | Editor: Muhammad Hadi
Laporan Rizwan | Nagan Raya
SERAMBINEWS.COM, SUKA MAKMUE - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali melanda Kabupaten Nagan Raya.
Lahan terbakar merupakan lahan gambut dan kebun kelapa sawit di Desa Puloe Kecamatan Darul Makmur.
Namun lokasi karhutla tidak dapat diakses dengan mobil pemadaman, sehingga petugas dari BPBD Nagan Raya dibantu TNI/Polri terpaksa membawa mesin penyiram air.
Untuk menuju lokasi petugas harus berjalan kaki hingga beberapa kilometer dalam cuaca yang terik.
Data diperoleh dari BPBA dan BPBD Nagan Raya, Rabu (25/5/2022) menjelaskan, karhutla mulai terjadi sejak Selasa siang dan jumlah areal terbakar masih dalam pendataan serta penyebab masih dalam penyelidikan pihak terkait.
Baca juga: Gara-gara Joget Muda Mudi, Forkopimda Pidie dan Warga Sepakat Kafe dan Mobil Kupi Dilarang Berjualan
Hingga Rabu (25/5/2022) tim BPBD masih dikerahkan ke lokasi dengan membawa mesin robin dan selang yang panjang.
Sedangkan sumber air sangat terkendala dan terpaksa diambil pada saluran sekitar lokasi karhutla.
Kalak BPBD Nagan Raya, Irfanda Rinadi didampingi Kabid Kedaruratan Morsal dan staf Pusdalops Agus Salim mengatakan, karhutla yang melanda Desa Pulo sejak Selasa.
"Tim BPBD sudah dikerahkan ke lokasi untuk terus melakukan pemadaman," ujarnya.(*)
Baca juga: Harimau Sumatera Dilaporkan Masuk ke Kebun Warga di Sultan Daulat, Ditemukan Bekas Cakaran
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/kebakaran-hutan-dan-lahan-karhutla-di-nagan-raya.jpg)