Breaking News:

Aksi Keji Anak Bupati Langkat Aniaya Penghuni Kerangkeng Manusia, Korban Meninggal Disiksa

Anak bupati langkat nonaktif Terbit Rencana Peranginangin berperan langsung dalam penganiayaan yang menewaskan salah seorang penghuni kerangkeng

Editor: Faisal Zamzami
TRIBUN MEDAN/FREDY SANTOSO
Dewa Perangin-angin, anak Bupati nonaktif Langkat ditahan atas kasus kerangkeng manusia, Jumat (8/4/2022). (TRIBUN MEDAN/FREDY SANTOSO) 

SERAMBINEWS.COM -  Anak bupati langkat nonaktif Terbit Rencana Peranginangin berperan langsung dalam penganiayaan yang menewaskan salah seorang penghuni kerangkeng manusia.

Dewa Peranginangin (DP), anak kandung Bupati Langkat nonaktif, Terbit Rencana Peranginangin melakukan tindakan keji dan biadab terhadap tahanan yang menghuni kerangkeng manusia milik bapaknya.

Dewa Peranginangin ternyata paling keji dan biadab dalam menganiaya tahanan hingga meninggal dunia.

Adapun yang menjadi korban tindakan keji dan biadab Dewa Peranginangin adalah Sarianto Ginting.

Sarianto Ginting yang ditahan di kerangkeng manusia karena tuduhan kasus narkoba pada 15 Juli 2021, meninggal dunia setelah disiksa sedemikian rupa oleh Dewa Peranginangin.

Hal itu terungkap setelah Kepolisian Daerah Sumatera Utara merekonstruksi kasus penganiayaan dan perdagangan orang di kerangkeng manusia, Rabu ( 25/05/2022).

Rekonstruksi itu dilakukan bersama jaksa penuntut umum dari Kejaksaan Tinggi Sumut.

Melansir dari Kompas.id, delapan tersangka dihadirkan dalam rekonstruksi itu, yakni DP, TUS, JS, IS, HRS, RG, HNS, dan SP.

Sementara, Terbit tidak dihadirkan karena masih dalam masa penahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta.

Sejumlah mantan penghuni panti rehabilitasi narkoba ilegal itu dan keluarga korban juga dihadirkan sebagai saksi.

Penyiksaan terhadap Sarianto

Dalam gelar rekontruksi yang dilaksanakan Polda Sumut, terungkap cara Dewa Peranginangin menyiksa Sarianto Ginting sampai meninggal dunia.

Pertama, ketika Sarianto Ginting baru masuk sebagai tahanan baru, korban diinterogasi oleh Dewa Peranginangin yang menjabat sebagai Ketua Satuan Pelajar dan Mahasiswa Pemuda Pancasila (Sapma PP) Kabupaten Langkat.

Kala itu, Dewa Peranginangin disebut langsung memerintahkan anak buah bapaknya untuk menggantung Sarianto Ginting.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved