Rabu, 3 Juni 2026

Berita Banda Aceh

Azhari Cagee Berang Minta Agar BRA Dibubarkan, MTA: Akibat Dewan Batalkan Pokir

Anggaran sebesar itu hanya cukup untuk membayar gaji aparatur, operasioal kantor, perjalanan dinas, kegiatan Hari Damai Aceh, dan beberapa lainnya

Tayang:
Editor: bakri
FOR SERAMBINEWS.COM
Azhari Cagee 

Itu pun BRA tak mempersoalkannya dan langsung menyesuaikan program dengan pagu yang diberikan.

“Kita tetap fokus pada pembangunan kebun eks kombatan, yaitu kebun sawit dan kopi, juga rehabilitasis korban korban konflik, bantuan sosial, dan lainnya,” ujarnya.

Belakangan, sambung Azhari Cagee, TAPA kembali mengurangi pagu dari Rp 55 miliar menjadi Rp 50 miliar.

Tidak sampai di situ, pada 24 Mei lalu, BRA kembali dipanggil.

Ternyata dari Rp 50 miliar yang sebelumnya disetujui, yang diberikan berkurang lagi hanya menjadi Rp 24.800.000.000.

“Ini sebuah dilema bagi BRA, karena kalau anggaran segini, nyaris tidak bisa kita lakukan apapun,” keluhnya.

Anggaran sebesar Rp 24,8 miliar itu sebut Azhari Cagee, jika dirincikan hanya cukup untuk untuk membayar gaji PNS sebesar Rp 6 miliar, gaji tenaga kontrak Rp 2 miliar, gaji anggota badan Rp 7 miliar, KKR Rp 4 miliar, Hari Damai Aceh Rp 1 miliar, operasional kantor Rp 2 miliar, perjalanan dinas Rp 1,5 miliar, dan rakor dua kali sebesar Rp 500 juta.

“Kalau begini terus kondisinya, Pemerintah Aceh tidak menganggarkan sewajarnya, maka otomatis program-program pemberdayaan ekonomi eks kombatan tidak bisa dilaksanakan.

Kalau begini kondisinya, lebih baik BRA dibubarkan saja,” cetus Azhari Cagee.

Mantan Ketua Komisi I DPRA itu juga mengatakan, selama ini dirinya gencar turun ke lapangan menjumpai bupati untuk mempercepat sertifikasi tanah untuk eks kombatan.

Dia menyebutkan, pada peringatan damai nanti, ada sekitar 3.000 hektare lahan yang telah disertifikasi yang akan diserahkan.

“Tapi kalau kondisi begini, pembangunan kebun untuk eks kombatan di tahun 2023 akan terkendala.

Untuk apa juga BRA jika tidak ada anggaran, lebih baik dibubarkan saja.

Ini saya paparkan supaya masyarakat tahu, eks kombatan tahu, masyakakat korban konflik dan tapol napol juga tahu,” cecarnya.

Azhari Cagee juga mengaku bahwa pihaknya telah menerima ribuan proposal dari tiga komponen tersebut, baik proposal yang diterima langsung maupun yang diiput melalui Sistem informasi BRA (SIBRA).

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved