Final Liga Champions

Jadwal Final Liga Champions, Liverpool vs Real Madrid Dini Hari Nanti, Perang Dua Playmaker Hebat

Dia bisa membuat dan mencetak gol mengingat dia bermain dalam peran yang lebih maju, sesuatu yang tak dilakukan Modric ketika Real.

Editor: Imran Thayib
Kolase TribunKaltara.com / Twitter @realmadriden dan Instagram @liverpoolfc
Bintang Real Madrid, Luka Modrid dan punggawa Liverpool, Mohamed Salah. 

SERAMBINEWS.COM, PARIS - Liverpool dan Real Madrid akan saling berhadapan di final Liga Champions yang digelar di Stadion Stade de France, Saint-Denis, Minggu (29/5) dini hari WIB.

Pertarungan dua playmaker hebat akan terjadi di laga ini.

Liverpool memiliki Mohamed Salah, salah satu pencetak gol terbaik di Liga Premier saat ini.

Dia menjadi pencetak gol terbanyak di Liga Premier, tetapi dia juga seorang playmaker yang dapat membantu rekan satu timnya untuk mencetak gol.

Mo Salah memiliki tingkat penyelesaian operan 80 persen di Liga Premier.

Di UCL, dia melakukan lebih baik lagi, rata-rata 32 operan per game dengan tingkat penyelesaian operan 82 persen.

Baca juga: Perjalanan Real Madrid Menuju Final Liga Champions 2022, Susah Payah Lewati Dua Wakil Inggris

Baca juga: Perjalanan Livepool Menuju Final Liga Champions 2022, Selamat dari Grup Neraka, Diuji Tim Kejutan

Baca juga: Prediksi Line Up Final Liga Champions Liverpool vs Real Madrid, Aroma Balas Dendam Demi Trofi Juara

Baca juga: Terbilang Nekat, Carlo Ancelotti Siap Turunkan Dua Pemain Langganan Cedera di Final Liga Champions

Sementara itu, Real Madrid memiliki pemain veteran Luka Modric sebagai playmaker mereka.

Dia masih bisa melakukan tugasnya pada usia 36 dalam peran gelandang tengah itu.

Dia memiliki empat assist dalam 11 pertandingan UCL musim ini.

Di La Liga, ia memiliki tingkat penyelesaian 90 persen dengan 11 assist.

Di Liga Champions, Modric membuat rata-rata 62 operan dengan tingkat penyelesaian 90 persen.

Angka-angka itu tampaknya lebih mendukung Modric, tetapi Mohamed Salah saat ini sedang dalam performa terbaiknya.

Dia bisa membuat dan mencetak gol mengingat dia bermain dalam peran yang lebih maju, sesuatu yang tidak dilakukan Modric ketika Real kembali ke formasi 4-2-3-1.

Pada akhirnya akan ditentukan striker mana yang bisa menghabisi umpan-umpan ini.

Dalam serangan melalui situasi bola-bola mati, Liverpool adalah jagonya. The Reds suka menggunakan situasi bola mati untuk menciptakan peluang untuk mencetak gol.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved