Jumat, 24 April 2026

Final Liga Champions

Jadwal Final Liga Champions, Liverpool vs Real Madrid Dini Hari Nanti, Perang Dua Playmaker Hebat

Dia bisa membuat dan mencetak gol mengingat dia bermain dalam peran yang lebih maju, sesuatu yang tak dilakukan Modric ketika Real.

Editor: Imran Thayib
Kolase TribunKaltara.com / Twitter @realmadriden dan Instagram @liverpoolfc
Bintang Real Madrid, Luka Modrid dan punggawa Liverpool, Mohamed Salah. 

Liverpool telah mencetak gol dari serangan yang berawal dari bola mati paling banyak di Liga Champions pada musim ini dengan 8 gol, termasuk 4 gol dari tendangan sudut.

Ini akan diuji di final karena pertahanan Real Madrid dari serangan yang bermula dari bola mati adalah yang terbaik.

Mereka hanya kebobolan satu gol melalui bola mati sejauh ini selama kompetisi.

Real Madrid perlu menghindari pelanggaran dei tepi area penalti dan juga sebisa mungkin menghindari tendangan sudut.

Itu berarti lini tengah Liverpool akan memberi tekanan lebih pada lini belakang Real.

Perlu juga dicatat bahwa Liverpool memenangkan dua trofi musim ini, Piala Liga dan Piala FA, keduanya dalam laga yang diselesaikan lewat adu penalti.

Jika final diputuskan melalui adu penalti, tentu saja, Liverpool akan memiliki sedikit keuntungan.

Namun perlu diingat juga, Real Madrid sering mencetak gol di babak kedua.

Real Madrid seringkali menang setelah gol-gol pada menit-menit terakhir.

Itu terjadi di semifinal melawan Manchester City, Los Blancos mencetak gol yang dibutuhkan di akhir pertandingan dan kemudian mencetak gol pada masa perpanjangan waktu untuk melaju.

Real Madrid seolah bangkit dari kematian pada masa-masa akhir, saat melawan Paris Saint-Germain, Chelsea, dan Manchester City membuat Real menyenangkan untuk ditonton.

Semangat pantang menyerah yang mereka miliki membuat Liverpool harus mempertimbangkan untuk bisa menutup lini depan Real Madrid.

Secara keseluruhan, Real senang mencetak gol di babak kedua. Dari 28 gol tim di Liga Champions, 20 gol di antaranya telah dicetak di babak kedua.

Itu berarti jika Liverpool unggul di babak pertama, jangan biarkan Real Madrid menguasai bola lama-lama sampai peluit akhir berbunyi.

Liverpool berusaha untuk membalas kekalahan mereka dari Real Madrid pada 2018.

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved