Jumat, 24 April 2026

Final Liga Champions

Jadwal Final Liga Champions, Liverpool vs Real Madrid Dini Hari Nanti, Perang Dua Playmaker Hebat

Dia bisa membuat dan mencetak gol mengingat dia bermain dalam peran yang lebih maju, sesuatu yang tak dilakukan Modric ketika Real.

Editor: Imran Thayib
Kolase TribunKaltara.com / Twitter @realmadriden dan Instagram @liverpoolfc
Bintang Real Madrid, Luka Modrid dan punggawa Liverpool, Mohamed Salah. 

Tetapi Real Madrid juga sedang mengincar kemenangan Liga Champions ke-14.

Ini adalah final Liga Champions ketiga Liverpool dalam lima musim, setelah mereka kalah 1-3 dari Real di Kyiv, mereka mengalahkan Tottenham Hotspur di Madrid setahun kemudian, dan mereka juga sedikit difavoritkan untuk bisa menjadi raja Eropa untuk ketujuh kalinya.

Itu akan menempatkan mereka sejajar dengan AC Milan, dengan hanya Real Madrid yang lebih sering memenangkan trofi.

Itu juga memungkinkan The Reds menyelesaikan kampanye dengan tiga gelar setelah juara Piala Liga Inggris dan Piala FA.

“Memenangkan trofi, tidak ada perasaan yang lebih baik,” aku pemain Liverpool Andy Robertson dikutip dari AFP.

“Tanpa Liga Champions, itu akan menjadi musim yang hebat. Dengan Liga Champions, itu akan menjadi musim yang fantastis," kata pelatih Jurgen Klopp.

Baca juga: BMKG: Kecepatan Angin Kencang Bisa Capai 70 Km/Jam, Hindari Pohon Tinggi, Tiang dan Baliho

Baca juga: Rumah Warga Ujong Sekundor Sabang Rusak Tertimpa Pohon Tumbang, BPBD: Waspada Angin Kencang

Baca juga: Tiga Ruangan SMPN Syamtalira Bayu Terbakar Saat Pelajar Mengikuti PBM, Ini Penyebab & Kronologisnya

Baca juga: Angin Kencang Terjang Aceh Jaya, Dua Kios Rusak dan Empat Tiang Listrik Patah Tertimpa Pohon Tumbang

Kenangan buruk saat di Kyiv adalah Mohamed Salah dipaksa keluar lapangan karena cedera di babak pertama, Lorius Karius juga mengalami mimpi buruk di gawang, dan kecemerlangan Gareth Bale memenangkan trofi untuk Real.

“Saya pikir ini adalah waktunya untuk balas dendam," kata Mohamed Salah, pencetak 31 gol musim ini.

Liverpool kini tampil dengan lebih baik dibanding 2018, mereka telah diperkuat, terutama dengan kedatangan Alisson Becker, sementara Thiago Alcantara tampil menonjol di lini tengah.

Masalah yang dihadapi Liverpool adalah mereka menghadapi Real Madrid, klub dengan nama besar dan pengalaman terbanyak meraih trofi Liga Champions.

Saat Liverpool mengalahkan Inter Milan, Benfica, dan Villarreal di babak sistem gugur, mudah untuk melupakan bahwa tim Real Madrid pernah kalah di kandang dari Sheriff Tiraspol di babak penyisihan grup, sejak itu, mereka menorehkan hasil yang luar biasa.

Mereka tertinggal 2-0 secara agregat dari Paris Saint-Germain di babak 16 besar sebelum hat-trick Karim Benzema di 17 menit babak kedua di leg kedua membawa mereka lolos.

Melawan Chelsea di perempat final, mereka mencetak gol menit-menit akhir di kandang pada leg kedua untuk memaksa perpanjangan waktu sebelum Benzema mendapatkan gol kemenangan mereka.

Di semi final melawan Manchester City, lebih dramatis lagi.

Ketika sebagian pendukungnya memilih meninggalkan stadion karena dianggap sudah kalah, Real Madrid bangkit dan mencetak dua gol pada masa injury (menit 90 dan 91) untuk memaksa laga dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu.

Sumber: Tribunnews
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved