Pencabulan
Polres Aceh Besar Ungkap 6 Kasus Pencabulan Selama Tahun 2022
Kejadian ini, pada hari Kamis tanggal 17 Februari 2022 sekira Pukul 15.30 Wib, bertempat diperkarangan belakang rumah korban
Penulis: Hendri Abik | Editor: Ansari Hasyim
Laporan Hendri | Jantho
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Polisi menghadirkan enam pelaku pencabulan anak di bawah umur di halaman Polres Aceh Besar, Selasa (31/5/2022).
Pada saat dihadirkan dalam Konferensi pers, mereka mengenakan seragam tahanan oranye dan kedua tangan terborgol.
Enam orang ini memiliki profesi yang berbeda-beda.
Tersangka pertama yakni NK warga Indrapuri, Aceh Besar.
"NK ini korbannya perempuan distabilitas, dengan TKP di belakang rumah korban di kawasan Indrapuri, sebut Kapolres Aceh Besar AKBP Carlie Syahputra dalam konferensi pers kepada wartawan, Selasa (31/5/22022).
Dia mengatakan, pelaku memaksa korban untuk melancarkan perbuatan bejatnya.
"Kejadian ini, pada hari Kamis tanggal 17 Februari 2022 sekira Pukul 15.30 Wib, bertempat diperkarangan belakang rumah korban," sebutnya.
• Begini Kronologi Pencabulan Anak di Bawah Umur di Aceh Jaya, Berawal Jalan-jalan Berujung ‘Ngamar’
Tersangka kedua yakni M (52) petani warga Indrapuri Kabupaten Aceh Besar.
Pelaku melakukan perbuatan bejatnya terhadap penyandang disabilitas.
"Kejadian ini, pada bulan Oktober 2021 Sekira pada saat musim potong padi. Dia melakukan perbuatannya pada pagi hari di sebuah kebun kosong milik warga yang telah bersemak belukar tepatnya di bawah pohon manga di kawasan perkebunan Indrapuri," sebut Kapolres.
Tersangka ketiga, Bang Joel (58) yang merupakan supir mini bus L300, warga Lembah Seulawah dengan korban anak tirinya dengan umur 11 tahun.
"Waktu kejadian pada bulan Juni tahun 2021 sekira pukul 02.00 Wib, bertempat di dalam kamar korban," ujar Carlie.
• Ibu Korban Pencabulan Minta Maaf Usai Tangkap Sendiri Pelaku Pencabulan Anaknya
Selanjutnya tersangka keempat, Mus (48) pekerjaan buruh harian lepas warga di salah satu desa di Kecamatan Kuta Cot Glie, Aceh Besar.
Dia melakukan perbuatan bejatnya terhadap anak yang baru berusia 7 tahun yang merupakan tetangganya.