Breaking News:

Tata Surya

Serupa tapi Tak Sama, Mengapa Warna Biru pada Planet Neptunus dan Uranus Berbeda?

Ilmuwan mengungkap penyebab warna biru pada planet Uranus dan Neptunus berbeda. Untuk diketahui, Uranus memiliki warna biru yang...

Editor: Eddy Fitriadi
Dok NASA
ILUSTRASI planet Neptunus dan Uranus. Serupa tapi Tak Sama, Mengapa Warna Biru pada Planet Neptunus dan Uranus Berbeda? 

SERAMBINEWS.COM -  Ilmuwan mengungkap penyebab warna biru pada planet Uranus dan Neptunus berbeda.

Untuk diketahui, Uranus memiliki warna biru yang cenderung lebih pudar daripada Neptunus.

Dua planet ini merupakan yang terjauh dari Tata Surya. Uranus merupakan planet urutan ke-7 dan Neptunus ke-8 terjauh dari Matahari.

Berkaitan dengan Uranus dan Neptunus, baru-baru ini tim ilmuwan internasional mengungkapkan alasan mengapa kedua planet yang terlihat kembar ini punya warna biru yang berbeda.

Dikutip dari Cnet (1/6/2022), dalam penglihatan manusia, Neptunus memiliki warna yang terlihat lebih intens daripada Uranus. Kedua planet tersebut hampir identik, dalam hal ukuran, massa dan gas di atmosfernya.

Namun demikian, mengapa kedua planet tersebut memiliki warna biru yang berbeda?

Patrick Irwin, seorang professor of planetary physics di Universitas Oxford sekaligus penulis utama tentang studi warna planet yang diterbitkan dalam Journal of Geophysical Research: Planets pekan lalu.

Irwin adalah salah satu ilmuwan yang memberitahukan Cnet bahwa Uranus berbau seperti kentut dan telur busuk, jadi dia juga tahu satu atau dua hal tentang raksasa es ini.

Tim peneliti menggunakan data dari Teleskop Luar Angkasa Hubble, Fasilitas Teleskop Inframerah NASA dan teleskop Gemini North untuk memodelkan atmosfer planet dengan tiga lapisan aerosol pada ketinggian yang berbeda.

"Lapisan tengah partikel kabut, tepat di atas tingkat kondensasi metana, ditemukan lebih tebal di Uranus daripada di Neptunus, yang memengaruhi warna dari kedua planet itu," ujar Universitas Oxford dalam sebuah pernyatan pada Selasa (31/5/2022).

Irwin mengatakan bahwa ini adalah model pertama yang menjelaskan perbedaan warna.

Planet-planet yang dingin dan mengandung gas diketahui memiliki atmosfer yang tersusun dari hidrogen, helium dan metana.

Es metana mengembun di lapisan tengah planet untuk menciptakan salju metana.

"Neptunus memiliki atmosfer yang lebih aktif dan bergejolak daripada Uranus, ini menunjukkan atmosfer Neptunus lebih efisien dalam mengelola gas metana ke lapisan kabut di mana ia dapat mengembun pada partikel kabut dan menghasilkan salju ini," demikian pernyataan Universitas Oxford.

Halaman
12
Sumber: Kontan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved